Palapa Ring Timur Siap Sapa Internet 'Lelet' di Papua

Palapa Ring Timur Siap Sapa Internet 'Lelet' di Papua

Menkominfo, Rudiantara (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Usai melakukan teken penandatanganan kerjasama Palapa Ring paket Barat, dan paket Tengah. Kementerian Kominfo hari ini telah resmi mendatangani kontrak kerjasama Palapa Ring paket Timur di Istana Negara yang disaksikan oleh Presiden Jokowi.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengatakan, kiranya tepat jika proyek Palapa Ring ini disebut sebagai proyek ”Pembangunan Indonesia-Sentris, Menyatukan Indonesia”.

"Palapa Ring adalah upaya pemerintah untuk membangun ketersediaan layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung sistem telekomunikasi nasional," ujar menteri.

Rudiantara menyatakan, sudah rahasia umum bahwa meski sama-sama Indonesia, wilayah di luar pulau Jawa khususnya bagian Timur Indonesia mengidap internet lelet dan mahal. Kecepatan akses di Indonesia Timur seperti Papua bisa 20 kali lipat lebih lelet, namun harganya juga 1,65 kali lebih mahal.

"Itu masalah bangsa dalam infrastruktur akses internet, atas hal itu kita butuh 'Tol Informasi' yang akan dekatkan semua wilayah Indonesia," kata pria yang akrab disapa Chief RA tersebut dikutip melalui akun Twitter resminya @rudiantara_id.

Menteri menganalogikan, proyek ini sama dengan tol laut yang membangun infrastruktur kemaritiman untuk menggerakkan logistik di Tanah Air. Dari 514 kabupaten/kota, yang sudah terhubung broadband atau pitalebar yang dibangun operator baru sekira 400.

"Dari sisanya yang 114, hanya setengahnya akan dibangun oleh operator. Setengahnya lagi dipandang tidak feasible secara keuangan. Pemerintah ambil affirmative policy agar semua wilayah terhubung pita lebar pada tahun 2019," pungkasnya.

(kem)

Baca Juga

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212