Network Sharing Cocok Digelar untuk Luar Jawa

Network Sharing Cocok Digelar untuk Luar Jawa

(Foto: Moch Prima Fauzi/Okezone)

JAKARTA - Adanya wacana network sharing yang diajukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kepada operator di Indonesia mendapatkan "senggolan" dari salah satu anggota Ombudsman, Alamsyah Saragih.

Menurutnya, hampir semua negara yang menyelenggarakan network sharing disertai dengan pembatasan. Misalnya di daerah pinggiran, bukan padat. Jika tidak, network sharing hanya akan menggunakan aturan lama yang selama ini tidak berubah.

"Hampir semua negara membutuhkan network sharing, namun dengan pembatasan seperti di daerah pinggir bukan padat. Jika tidak begitu, hanya meneruskan kebijakan yang lama saja," ungkapnya pada acara seminar di Jakarta, Rabu (5/10/2016).

Jika tidak menerapkan network sharing di daerah pinggiran, menurut Alamsyah, dapat melanggar hak warga negara. Sebab yang akan menikmati hasilnya bukan hanya di daerah padat pelanggan, namun juga yang jarang pelanggan seperti di daerah terpencil.

Sekjen ATSI Danny Buldansyah dalam hal ini sependapat dengan yang diungkapkan oleh Alamsyah Saragih. Menurut Danny hal itu karena operator sudah tidak mungkin lagi membangun infrastruktur di pulau Jawa yang terlampau padat.

"Setuju dibatasi, karena operator sudah tidak mungkin lagi bangun di pulau Jawa. Sedangkan di luar Jawa punya keterbatasan biaya yang mahal. Oleh karena itu bisa menggunakan sistem network sharing," kata pria yang juga menjabat sebagai VP Director Hutchison Three Indonesia.

(ahl)

Baca Juga

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212