Gambarkan Rasisme, Ini Tanggapan Pengembang 'Mafia 3'

Gambarkan Rasisme, Ini Tanggapan Pengembang 'Mafia 3'

(foto: NDTV)

CALIFORNIA – Permainan ‘Mafia 3’ yang baru saja dirilis beberapa hari yang lalu, langsung menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, game ini menceritakan mengenai rasisme yang terjadi di Amerika Serikat di periode 60-an.

Karakter utama dari game ini adalah Lincoln Clay, seorang veteran perang yang memiliki darah Afrika-Amerika. Ia harus melawan komplotan geng bengis untuk mencari temannya yang hilang.

Direktur kreatif ‘Mafia 3’ Haden Blackman, mengakui jika game ini mengandung isu sensitif. Namun, ia berharap agar game ini dapat menjadi pelajaran bagi generasi mendatang.

"Kami merasa harus menggambarkan kondisi dan waktu secara nyata," katanya.

Penulis utama Bill Harms menambahkan, bahwa ‘Mafia 3’ bukanlah game yang semata-mata menceritakan rasisme "Itu hanya bagian dari permainan, tapi itu bukan fokus utama," kata Harms.

‘Mafia 3’ diluncurkan pada 7 Oktober, dan tersedia untuk Xbox one dan PlayStation 4. Demikian seperti dikutip dari Gamespot, Senin (10/10/2016).

(kem)

Baca Juga

Kedai Kopi Ini Resmi Jadi <i>Pokestop</i> dan <i>Gym</i> '<i>Pokemon Go</i>'

Kedai Kopi Ini Resmi Jadi Pokestop dan Gym 'Pokemon Go'