Daftar Bintang-Bintang Terbesar di Alam Semesta

Daftar Bintang-Bintang Terbesar di Alam Semesta

(Foto: Universe Today)

JAKARTA - Ketika berbicara tentang ukuran bintang, penting untuk pertama kali melihat matahari dalam skala besar. Menurut laporan, jarak bintang perkasa diperkirakan 1,4 juta km (870.000 mil) dan matahari menyumbang 99,9 persen dari semua materi yang di tata surya planet bumi.

Menggunakan nilai-nilai penelitian, para astronom telah menciptakan istilah "solar radius" dan "solar mass" yang digunakan untuk membandingkan bintang dari ukuran yang lebih besar atau lebih kecil.

Sebuah radius matahari adalah 690.000 km (432.000 mil) dan 1 massa matahari adalah 2 x 1.030 kilogram (4,3 x 1030 pound) itu sama dengan 2 nonillion kilogram.

Sebagaimana dimuat Universetoday, Selasa (11/10/2106), untuk memecahkan semuanya, bintang-bintang dikelompokkan berdasarkan karakteristik penting, menjadi kelas spektral (warna), suhu, ukuran, dan kecerahan.

Metode ini yang paling umum digunakan dari klasifikasi yang dikenal sebagai sistem Morgan-Keenan (MK), yang mengklasifikasikan bintang berdasarkan suhu menggunakan huruf O, B, A, F, G, K, dan M, - O menjadi terpanas dan M paling terdingin.

Setiap kelas kemudian dibagi lembaran kertas dengan menggunakan digit angka dari 0 menjadi terpanas dan 9 menjadi terdingin (mis O1 ke M9 adalah terpanas untuk bintang terdingin). Dengan temuan penelitian ini, rata-rata bintang memiliki ukuran di O-range yang lebih panas dari klasifikasi kelas lainnya, mencapai suhu efektif hingga 30.000 Kelvin.

Pada saat yang sama juga besar bahkan lebih besar untuk mencapai ukuran lebih dari 6 setengah dari jari-jari surya dan sampai 16 solar mass. Sementara di ujung bawah, K dan M dengan jenis bintang kerdil oranye dan merah yang cenderung lebih dingin berkisar 2.400-5.700 Kelvin (K).

Sementara Eta Carinae, salah satu bintang paling masif yang dikenal, terletak di konstelasi Carina. Meski terdapat beberapa kontroversi mengenai ukuran bintang ini. Pasalnya, kebanyakan bintang tertiup dengan angin matahari, kehilangan massa dari waktu ke waktu.

Tetapi Eta Carinae adalah bintang yang begitu besar sehingga melemparkan 500 kali massa bumi setiap tahun. Banyak massa yang hilang, itu sangat sulit bagi para astronom untuk secara akurat mengukur di mana bintang berakhir dan dimulai.

Kendati begitu, dalam hal massa posisi teratas ada di R136a1, sebuah bintang terletak di Large Magellanic Cloud, dengan jarak 163.000 tahun per cahaya. Bintang ini diyakini mungkin berisi sebanyak 315 kali massa matahari, yang menyajikan teka-teki bagi para astronom karena disinyalir bintang-bintang terbesar hanya berisi 150 massa matahari.

Dan jawaban para astronom untuk R136a1, kemungkinan bintang terbentuk ketika beberapa bintang-bintang besar lainnya bergabung menjadi satu pada setiap saat R136a1 diatur untuk melebur sebagai hypernova.

Sedangkan untuk bintang Betelgeuse berfungsi sebagai populer. Terletak di bahu Orion, bintang super besar ini memiliki radius 950-1200 kali ukuran dari Matahari, dan akan menelan orbit Jupiter jika ditempatkan di tata surya Bumi.

Di sisi lain, perbandingan ukuran antara Matahari dan VY Canis Majoris, yang pernah memegang gelar rekor bintang terbesar diketahui di alam semesta. Bintang-bintang terbesar di alam semesta yang paling memiliki suhu terdingin.

Lain halnya dengan Consider Woh G64, bintang maha raksasa merah ini yang terletak di Large Magellanic Cloud, jarak sekira 168.000 tahun cahaya dari Bumi. Pada 1.540 jari-jari Matahari diameter, bintang ini saat ini salah satu yang terbesar di alam semesta.

Tetapi ada juga RW Cephei, sebuah bintang hypergiant oranye di konstelasi Cepheus, terletak 3.500 tahun cahaya dari Bumi dan berukuran 1.535 jari-jari Matahari diameter. Super raksasa merah (hypergiant) yang terletak di dalam Westerlund pada gugus bintang super 11.500 tahun cahaya yang mengukur 1.530 jari-jari matahari diameter.


Perbandingan ukuran antara Matahari dan VY Canis Majoris, yang pernah memegang gelar bintang terbesar yang diketahui di alam semesta. Ini adalah bintang terbesar yang diketahui memiliki puluhan bintang yang lebih besar, tertutup oleh gas dan debu sehingga kita tidak dapat melihat mereka.

(kem)

Baca Juga

Techno of The Week: Fenomena Penampakan Wajah Matahari

Techno of The Week: Fenomena Penampakan Wajah Matahari