Benarkah Ada Piramida Kristal di Bawah Segitiga Bermuda?

Benarkah Ada Piramida Kristal di Bawah Segitiga Bermuda?

Piramida Kristal (Foto: YouTube)

CALIFORNIA - Sebuah teori yang cukup mengejutkan menunjukkan, piramida kristal besar terletak 2.000 meter di bawah Segitiga Bermuda muncul kembali. Teori itu mengklaim, ilmuwan menemukan struktur misterius pada 2012.

Sementara itu, teori konspirasi percaya, piramida kristal yang harus disalahkan atas hilangnya beberapa pesawat dan kapal di daerah Segitiga Bermuda. Laporan yang beredar secara online pada 2012 menunjukkan, seorang ilmuwan yang bernama Dr Meyer Verlag menemukan piramida kristal, yang memiliki ukuran tiga kali Piramida Agung Giza.

Menurut situs Before It's News, "Dr Verlag percaya bahwa penyelidikan lebih lanjut ke dalam rahasia di tengah piramida bisa mengungkapkan informasi lebih lanjut mengenai kasus penghilangan misterius terkait dengan Segitiga Bermuda."

Laporan mengklaim, Dr Verlag menyampaikan temuannya tersebut pada konferensi pers yang diadakan di Bahama, di mana ia mengungkapkan koordinat yang tepat dari piramida. Meskipun klaim ini tidak ada bukti bahwa Dr Verlag ada, dan tidak ada catatan koordinat pengakuannya diumumkan.

Nigel Watson, penulis UFO Investigation Manual mengatakan kepada MailOnline, "Selalu ada mistik tentang struktur piramida. Fakta bahwa ini dibangun dari kristal memberikan itu lapisan lanjut dari misteri dan kekuasaan, yang menyiratkan itu menghasilkan penyembuhann ajaib dan kekuatan paranormal."

"Seperti kebanyakan klaim kita perlu menggali lebih dalam dan mencari tahu apakah bangunan tersebut ada, dan jika tidak bagaimana cara menghubungkan dengan penghilangan dalam Segitiga Bermuda. Pada saat itu tampaknya seperti itu adalah sebuah cerita internet yang cerdik menggabungkan keyakinan dalam tiga misteri paranormal yang dipopulerkan pada 1970-an yaitu pryramidology, crystal power, atau penyembuhan dan Segitiga Bermuda yang indah yang mencakup semua jenis kegiatan yang tidak biasa di daerah yang mencakup area yang luas dari laut," tambahnya.

Snopes, website pemeriksa fakta juga membantah klaim dalam sebuah artikel pada 2013. Ia menuliskan, "Meskipun klaim bahwa pada 2012, tim peneliti Amerika dan Prancis tersandung pada struktur bawah tanah naik dari dasar laut dalam penemuan yang mengguncangkan para ilmuwan di seluruh dunia. Satu pencarian sembarangan untuk menemukan identitas ini digugat tim penelitian atau bukti artikel, foto, video, atau apa pun yang mendokumentasikan penemuan mereka yang luar biasa."

"Satu-satunya misteri di sini adalah bagaimana para ilmuwan di seluruh dunia bisa mengguncang dengan sesuatu yang mereka belum pernah lihat, dan yang ada hanya dalam fabrikasi paranormal dokumenter pseudo," tambahnya sebagaimana dilaporkan Daily Mail, Rabu (12/10/2016).

(din)

Baca Juga

Techno of The Week: Fenomena Penampakan Wajah Matahari

Techno of The Week: Fenomena Penampakan Wajah Matahari