Indonesia Butuh Sistem Cerdas Peringatan Banjir

Indonesia Butuh Sistem Cerdas Peringatan Banjir

(foto: Okezone)

JAKARTA - Meningkatnya intensitas hujan yang terjadi akhir-akhir ini seakan tidak diantisipasi oleh semua pihak. Pasalnya, peristiwa banjir mulai terjadi di beberapa daerah.

Salah satu peristiwa banjir yang masih segar di ingatan adalah Kejadian banjir di Kemang, Jakarta Selatan. Disusul oleh bencana banjir di Garut yang menyebabkan puluhan jiwa meninggal dunia dan ratusan rumah terendam banjir.

"Rangkaian bencana banjir itu telah menjadi bukti bahwa kita membutuhkan sistem peringatan dini akan bencana banjir. Kita jelas memerlukan penanganan yang lebih mumpuni. Utamanya, kita sangat membutuhkan sistem peringatan dini bencana banjir," tegas Seto di Kantor BPPT, Jakarta (12/10/2016).

BPPT sebut Seto, sudah mengembangkan model prediksi hujan dengan cukup baik. Ini bisa menjadi embrio untuk berkolaborasi dengan institusi yang lain. BPPT juga memiliki teknologi modifikasi cuaca yang salah satu fungsinya untuk mengurangi curah hujan.

Lebih jauh lagi, Seto menjabarkan jika informasi prediksi hujan ini harus dipadukan dengan peta rawan banjir dan atau rawan longsor. Selain itu, informasi prediksi tinggi gelombang untuk daerah-daerah yang rawan banjir rob juga harus disusun.

"Sebagai langkah awal, sangat penting Indonesia memiliki sistem nasional peringatan dini bencana banjir yang terpadu dan bersinergi antar institusi. Harus segera agar kita bisa antisipasi dan mencegah bencana banjir seperti di Garut tidak terulang." pungkasnya.

(kem)

Baca Juga

Techno of The Week: Fenomena Penampakan Wajah Matahari

Techno of The Week: Fenomena Penampakan Wajah Matahari