SpaceX Ingin Selimuti Dunia dengan Gigabit Wifi dari Satelit

SpaceX Ingin Selimuti Dunia dengan Gigabit Wifi dari Satelit

Foto: Digital Trends

HAWTHORNE - Space Exploration Holdings alias SpaceX mengajukan aplikasi kepada Komisi Komunikasi Federal pada Selasa 15 November 2016. SpaceX akan meluncurkan sistem satelit yang menyediakan gigabit wifi internet di seluruh dunia. Satelit ini akan non-geostasioner, yang berarti mereka akan memiliki kecepatan orbital yang berbeda dari bumi. Mereka juga akan menyiarkan koneksi internet untuk penerima tetap di permukaan bumi melalui frekuensi pita Ku dan Ka.

Jika Anda tidak familiar dengan Ku dan Ka, mereka adalah bagian dari spektrum elektromagnetik dalam jangkauan gelombang frekuensi mikro. Ku terdiri atas 12 GHz untuk porsi 18 GHz, sementara Ka adalah 26,5 GHz untuk porsi 40 GHz. Ka berada langsung di atas band K utama, sedangkan Ku berada langsung di bawah band K. Keduanya biasanya digunakan oleh satelit komunikasi.

 

Pengajuan ini diterbitkan oleh FCC pada Kamis 17 November 2016. Pada penerbitan itu diungkapkan juga bahwa SpaceX berniat untuk meluncurkan armada besar yang terdiri atas 4.425 satelit, itu tidak termasuk suku cadang di orbit yang akan digunakan ketika satelit utama gagal. Secara keseluruhan, armada akan beroperasi pada 83 orbital pesawat pada ketinggian mulai dari 690 hingga 823 mil di atas bumi.

Lebih khusus, pengajuan menunjukkan bahwa SpaceX berencana untuk membuat penyebaran awal dari 1.600 satelit pertama, yang akan dibagi menjadi 50 satelit per bidang orbit, dengan total 32 pesawat yang digunakan pada ketinggian 714 mil. Setelah itu, SpaceX akan menyebarkan 2.825 satelit ke 32 pesawat di ketinggian 670 mil (50 per pesawat), delapan pesawat di 702 mil (50 per pesawat), lima pesawat di 792 mil (75 per pesawat), dan enam pesawat di 823 mil ( 75 per pesawat).

Meskipun susunan satelit ini memiliki potensi memberikan seluruh planet dengan gigabit wifi, Fixed Satellite Service yang diusulkan oleh SpaceX pada awalnya hanya akan diberikan di Amerika Serikat, Puerto Rico, dan Kepulauan Virgin, Amerika Serikat. Namun, sistem ini dapat memberikan layanan kepada semua di lokasi 70 derajat utara dan 55 derajat selatan, setidaknya 75% dari periode 24 jam.

(kem)

Baca Juga

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212