Biaya Misi Luar Angkasa Boros, NASA Minta Masukan

Biaya Misi Luar Angkasa Boros, NASA Minta Masukan

(Foto: Engadget)

CALIFORNIA - NASA telah mengungkap dalam Request for Information (RFI) bahwa mereka menghabsikan terlalu banyak uang pada Space Launch System dan pengembangan Orion Kapsul. Badan antariksa Amerika Serikat ini kini meminta masukan dari masyarakat.

NASA menunggu masukan publik tentang cara untuk meminimalkan produksi, operasi dan biaya pemeliharaan dari sistem roket dan pesawat luar angkasa. Dilansir Engadget, Minggu (20/11/2016), masalah ini tampaknya perlu segera diatasi karena akan berada di bawah pemerintahan baru.

Seperti diketahui, Presiden Terpilih Trump pernah mengatakan bahwa ia ingin NASA berkonsentrasi pada penjelajahan Mars dan seterusnya. Namun, bila terjadi pemotongan anggaran, maka akan menghancurkan misi luar angkasa itu.

Sekadar informasi, NASA memerlukan USD3 miliar per tahun untuk mengembangkan SLS dan Orion. Kini, NASA melihat anggaran USD19 miliar untuk fiskal tahun 2016. Angka tersebut menunjukkan biaya yang besar.

NASA kemungkinan bisa menggunakan roket dan pesawat luar angkasa yang dikembangkan perusahaan antariksa swasta. SpaceX sudah bekerja pada roket Falcon Heavy yang dapat digunakan kembali untuk eksplorasi luar angkasa. Ada pula Jeff Bezos' Blue Origin dan United Launch Alliance.

Bila pemerintahan baru tidak menghapuskan proyek, NASA berharap untuk mengirim SLS dan Orion ke luar angkasa satu kali setiap tahun pada 2023.

(ahl)

Baca Juga

Pluto Rupanya Punya Lautan yang Tak Boleh Diselami

Pluto Rupanya Punya Lautan yang Tak Boleh Diselami