Jutaan Sampah Luar Angkasa Berpotensi Membahayakan

Jutaan Sampah Luar Angkasa Berpotensi Membahayakan

Ilustrasi Sampah Luar Angkasa (foto: NASA)

CALIFORNIA – Sekira 100 juta keping sampah luar angkasa berbahan metal dan plastik mengitari Bumi dengan cepat. Hal tersebut dianggap akan membahayakan umat manusia di masa depan.

Pandangan tersebut diutarakan oleh Hugh Lewis, salah satu ilmuwan terkenal Inggris. Menurutnya, sampah-sampah tersebut dapat menjadi ancaman bagi generasi mendatang. Sebab, diperkirakan umat manusia akan tinggal di luar angkasa di masa depan.

"Sampah luar angkasa tidak hanya berbahaya bagi satelit, namun juga bagi umat manusia. Sebab, generasi masa depan akan bekerja dan hidup di luar angkasa.

Lewis melanjutkan bahwa melakukan upaya pembersihan sampah luar angkasa adalah hal yang sangat sulit. Untuk itu, ia terus mengingatkan bahwa sampah luar angkasa adalah hal yang sangat serius.

"Menangani masalah puing-puing ruang angkasa adalah salah satu tantangan lingkungan terbesar umat manusia, tetapi juga menjadi salah satu yang paling jarang dikenal," lanjutnya.

Sebagai informasi, terdapat 100 juta sampah luar angkasa yang mengorbit di Bumi, 27 ribu di antaranya berukuran lebih dari 10 cm. Demikian seperti dikutip dari Daily Mail, Minggu (21/11/2016).

(kem)

Baca Juga

Teknologi NASA Kini Dipakai Arkeolog Temukan Fosil

Teknologi NASA Kini Dipakai Arkeolog Temukan Fosil