Tanda Kiamat, Ilmuwan Akui Matahari Akan Terbit dari Barat

 Tanda Kiamat, Ilmuwan Akui Matahari Akan Terbit dari Barat

Ilustrasi (foto:Shutterstock)

JAKARTA - Terbitnya matahari di barat merupakan salah satu tanda besar kiamat. Namun dalam penelitian terbaru, fenomena tersebut dapat dijelaskan secara ilmiah.

Dikutip dari Express, Selasa (22/11/2016), ilmuwan telah memperingatkan bahwa bumi akan menuju sebuah fenomena alam yang tidak biasa. Diperkirakan, kutub bumi akan bertukar dan matahari akan terbit di barat sehingga menunjukkan tanda kiamat.

Mereka juga meramalkan bahwa pertukaran kutub magnet dari utara ke selatan akan menggeser benua begitu keras, sehingga akan memicu gempa bumi masif, perubahan iklim yang cepat, kepunahan, dan kehancuran global.

Monika Korte, direktur ilmiah dari Observatorium Geomagnetik Niemegk Jerman, mengatakan bahwa pertukaran kutub bumi bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba, melainkan terjadi secara bertahap.

"Fenomena kutub terbalik tidak terjadi secara tiba-tiba. Hal tersebut terjadi secara bertahap, di mana kutub bumi menjadi semakin lemah," ujarnya.

Terbitnya matahari dari barat juga sudah dipaparkan dalam Alquran. Dalam Surah Al-Baqarah ayat 258 dijelaskan mengenai fenomena matahari dari barat sebagai peringatan bagi orang-orang kafir.

"Apakah kamu tidak memperhatikan orang yang mendebat Ibrahim tentang Tuhannya (Allah) karena Allah telah memberikan kepada orang itu pemerintahan (kekuasaan). Ketika Ibrahim mengatakan: "Tuhanku ialah Yang menghidupkan dan mematikan," orang itu berkata: "Saya dapat menghidupkan dan mematikan." Ibrahim berkata: "Sesungguhnya Allah menerbitkan matahari dari timur, maka terbitkanlah dia dari barat," lalu terdiamlah orang kafir itu; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim,” bunyi ayat tersebut.

(kem)
​

Baca Juga

Keren, Robot Restoran Ini Bisa Berinteraksi dengan Manusia

Keren, Robot Restoran Ini Bisa Berinteraksi dengan Manusia