Menkominfo: Kecepatan Download di Papua dan Maluku 300 Kbps

Menkominfo: Kecepatan Download di Papua dan Maluku 300 Kbps

(Foto: Dok. Kominfo)

JAKARTA - Jika dibandingkan dengan negara di kawasan ASEAN, kecepatan akses internet rata-rata di Indonesia masih dalam urutan ke empat setelah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menyatakan bahwa salah satu alasan yang membuat posisi Indonesia di nomor keempat adalah ketidaktersediaan infrastruktur telekomunikasi.

"Oleh karena itu, Proyek Palapa Ring yang dibangun dengan kerjasama swasta menjadi solusi pemerataan infrastruktur telekomunikasi," ujarnya saat Groundbreaking Proyek Palapa Ring Paket Tengah di Provinsi Maluku Utara.

Menurutnya, pembenahan itu terus dilakukan pemerintah dengan meningkatkan cakupan pembangunan infrastruktur telekomunikasi.

"Pemerintah mengambil posisi: kita tidak boleh selamanya berada dalam posisi ke-4 di ASEAN. Kita harus terus memberikan pelayanan kepada masyarakat Indonesia sebanyak mungkin atau seluruhnya," kata menteri.

Rudiantara menjelaskan meski adanya perbedaan kecepatan internet di kota-kota besar. "Di Jakarta dapat dinikmati download-nya sebesar 7 Mbps sehingga menjadikan Jakarta sebagai kota nomor dua di ASEAN setelah Singapura. Adapun Kuala Lumpur dan Bangkok di bawah Jakarta," jelasnya.

Namun, jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain di Indonesia, ternyata kecepatan itu belum merata. “Saudara kita di Timur, di Papua dan Maluku, hanya 300 Kbps atau 1/23 kali Jakarta dari sisi kecepatan. Padahal dari sisi yang harus dibayar, di Papua dan Maluku relatif lebih mahal daripada yang harus dibayar di Jakarta,” ungkap Rudiantara.

Melihat ketimpangan itu, pria yang akrab disapa Chief RA tersebut menegaskan upaya pemerintah dengan membangun jaringan backbone telekomunikasi dengan kerjasama pihak swasta.

"Pihak swasta ini yang ditunjuk setelah selesai tender, mereka akan membangun dan mengoperasikan, dan setelah 15 tahun asetnya dikembalikan kepada pemerintah. Jadi PT LTI (Len Telekomunikasi Indonesia) ini akan membangun untuk Palapa Ring Paket Tengah," tandasnya dikutip dari Kominfo.go.id.

(kem)

Baca Juga

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212

Operator Seluler Jaga Kualitas Jaringan di Area Aksi Damai 212