NASA Buka Kompetisi Buat Baju Astronot Ramah Feses

NASA Buka Kompetisi Buat Baju Astronot Ramah Feses

Foto: Science Alerts

CALIFORNIA – Membuang air besar di luar angkasa bukanlah hal yang mudah. Ketika pengguna berada di dalam Stasiun Antariksa Internasional (ISS), feses dan urin mereka disimpan atau didaur ulang menjadi air minum.

Namun, berbeda ketika seorang astronot sedang berada di luar ISS. Mereka harus menggunakan popok untuk tempat buang air kecil, besar atau darah menstruasi. Masalahnya, popok tersebut hanya bisa bertahan tidak lebih dari sehari. Jika para astronot akan pergi ke Mars yang jaraknya sangat jauh, apa yang harus mereka gunakan untuk sanitari?

Hal itulah yang sedang coba dipecahkan Badan Antariksa Amerika (NASA). Mereka mengundang ide publik untuk mencari solusi dari masalah sanitari baju astronot yang paling tidak ramah digunakan selama 6 hari atau 144 jam.

NASA menawarkan hadiah USD30 ribu untuk ide terbaik. Tantangannya, teknologi itu tidak bisa macam-macam dan memiliki tempat terbatas karena para astronot bahkan tidak akan bisa mengakses tubuh mereka begitu berada di dalam baju astronot mereka.

Solusi tersebut juga harus mengatasi masalah mikrogravitasi yang ada di luar angkasa. NASA akan menguji tiga ide terbaik yang masuk paling lambat pada 26 Desember 2016.

“Dengan manusia pergi ke Bulan dan Mars, kita harus menyelesaikan banyak masalah. Beberapa di antaranya sangat kompleks dan teknikal tetapi beberapa sangat sederhana seperti bagaimana caranya ke toilet antariksa. Ini bukan masalah yang mewah tetapi sangat penting untuk bertahan hidup,” ungkap NASA.

(kem)

Baca Juga

<i>Techno of The Week</i>: Rahasia Adzan Subuh hingga Munculnya Sinar Aneh di Langit

Techno of The Week: Rahasia Adzan Subuh hingga Munculnya Sinar Aneh di Langit