China Terapkan Penyensoran di Media Sosial

China Terapkan Penyensoran di Media Sosial

China Terapkan Penyensoran di Media Sosial (Foto: Reuters)

BEIJING - Pemerintah China memperketat pengawasan dan penyensoran komunikasi warganya melalui media sosial. Upaya tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warganya.

Dikutip Reuters, Kamis (1/12/2016), pemerintah beralasan penyensoran tersebut untuk menghindari risiko terorisme cyber dan pelestarian stabilitas sosial serta peningkatan pengawasan.

Pesan dari akun luar negeri yang berisi istilah yang dianggap sensitif oleh pemerintah China, seperti referensi untuk gerakan spiritual Falun Gong atau yang dilarang, tidak muncul di layanan setelah dikirim ke atau dari akun yang terkait dengan nomor telepon China.

Masalah ini dipengaruhi obrolan grup, termasuk tiga atau lebih pengguna dan terus mempengaruhi pengguna yang kemudian beralih ke nomor telepon asing.

"(Sosial media) fitur didasarkan pada pendaftaran akun dan sensor adalah fitur lain mereka dapat mengaktifkan atau menonaktifkan tergantung pada jenis akun yang Anda miliki," Masashi Crete-Nishihata, salah seorang peneliti pada proyek tersebut, kepada Reuters.

"Apakah motif disengaja atau tidak disengaja, hasilnya adalah sama: China daratan penggunanya menghadapi sensor terlepas dari mana mereka berada di dunia," katanya.

China diformalkan menggunakan nama sebenarnya sesuai dengan peraturan otentikasi untuk perusahaan teknologi di 2016. Mereka juga diharuskan pengguna media sosial dan platform e-commerce untuk menghubungkan nama asli ke nomor telepon yang dapat dilacak.

(kem)

Baca Juga

Sasar Komunitas Wanita, MNC Play Dukung Bandung All Shop Festival 2016

Sasar Komunitas Wanita, MNC Play Dukung Bandung All Shop Festival 2016