Facebook Sumbang Traffic Besar untuk Berita Palsu

Facebook Sumbang Traffic Besar untuk Berita Palsu

Facebook (Foto: Digital Trends)

CALIFORNIA - Situs yang memublikasikan berita palsu hampir sepenuhnya mengadalkan Facebook untuk me-review pembaca mereka. Hal ini diungkapkan dari data yang dikumpulkan oleh perusahaan analisis marketing, Jumpshot.

Sebagaimana dilaporkan qz.com, Jumat (2/12/2016), perusahaan itu menemukan beberapa situs tersebut mendapatkan lebih dari 70%  traffic perangkat desktop mereka berdasarkan referensi Facebook. Sebaliknya, situs berita yang mapan seperti New York Times hanya mendapatkan traffic desktop dari jejaring sosial itu kurang dari 30%.

Jumpshot mengumpulkan data palsu lebih dari 20, hyperpartisan, dan situs berita yang mapan di antara September hingga November. Secara keseluruhan, Jumpshot menemukan, situs berita palsu dan hyperpartisan mendapatkan 50% traffic mereka dari Facebook. Sementara penerbit berita itu mengandalkan Facebook untuk 20% traffic mereka.

Perusahaan analitik menemukan, berita itu juga populer di negara republik dan demokrat. Data menunjukkan, Facebook merupakan distributor utama dari berita palsu dan sumber berita yang sah.

Sekadar informasi, pendiri perusahaan dan Chief Executive, Mark Zuckerberg, sempat tidak mengindahkan ide bahwa berita palsu pada jejaring sosial miliknya memengaruhi pemilu. Hal ini tentu memicu kemarahan dan menyebabkan sebuah pernyataan tentang inisiatif baru untuk mengatasi masalah itu.

(din)

Baca Juga

#Menuju412 Ramai di <i>Twitterland</i>

#Menuju412 Ramai di Twitterland