Interpol Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Basmi Pornografi Anak

Interpol Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Basmi Pornografi Anak

Foto: Ubergizmo

LANCASTER - Kecerdasan buatan (AI) bisa digunakan untuk banyak hal. Belum lama ini, sebuah tim dari Lancaster University (Inggris), German Research Centre for Artificial Intelligence (DFKI), dan University College Cork (Irlandia) membangun iCOP (Identifying and Catching Originators in P2P Networks).
 
iCOP mempunyai teknologi yang berbeda untuk mengenali materi baru yang dapat membantu otoritas dalam memburu korban dan menangkap pelaku pornografi. Saat ini, sistem tersebut sedang diuji coba di wilayah Lyon, Prancis.

Berbicara kepada Wired, Awais Rashid, seorang profesor di Lancaster University mengatakan, "Ini secara signifikan meringkankan pekerjaan penyidik. Daripada harus melihat sejumlah besar gambar dan video untuk mengidentifikasi bahan pelecehan anak baru, peneliti disediakan alat otomatis yang sangat akurat. Dalam praktiknya, peneliti harus melihat sejumlah kecil gambar dan video daripada ribuan.”

Sejauh ini persidangan telah cukup sukses dilakukan. Namun, ada satu daerah yang memiliki masalah dengan web gelap, tapi itu adalah salah satu daerah yang tim iCOP harapkan untuk dikerjakan ke depan. Sementara itu, kecerdasan buatan ini telah dibuat tersedia secara bebas untuk penegakan hukum.

(kem)

Baca Juga

Sasar Komunitas Wanita, MNC Play Dukung Bandung All Shop Festival 2016

Sasar Komunitas Wanita, MNC Play Dukung Bandung All Shop Festival 2016