Indonesia Harus Bersiap dengan Kehadiran Teknologi 5G

Indonesia Harus Bersiap dengan Kehadiran Teknologi 5G

Indonesia Harus Bersiap dengan Kehadiran Teknologi 5G (Foto: Muhammad Sabki/okezone)

JAKARTA - Kemajuan teknologi yang pesat, membuat indsutri telekomunikasi berkembang. Indonesia pun diminta bersiap untuk kehadiran teknologi generasi 5 atau 5G. Di masa depan, teknologi 5G diprediksi menjadi standar telekomunikasi yang diterapkan banyak pihak.

Seperti dijelaskan oleh Chairman Mastel Institute Nonot Harsono, teknologi 5G tidak hanya sekadar melayani industri telekomunikasi. Ia menjelaskan, teknologi 5G semua perangkat dapat tersambung dengan internet.

"Teknnologi 5G merupakan lompatan yang jauh dari 4G. Teknologi ini tidak sekadar meng-cover telekomunikasi, namun juga melayani Big Data, Smart City, dan IoT," ujar Nonot Harsono.

Dengan kehadiran 5G yang diperkirakan akan semakin mendekat, Nonot meminta agar pemerintah menyediakan infrastruktur yang memadai di setiap daerah. Ketersedian infrastruktur mutlak diperlukan agar jaringan 5G dapat berjalan secara optimal.

"Untuk bisa menuju environement 5G, Indonesia harus menata jaringan kabel fiber optic (backbone, backhaul, access)," lanjutnya.

Sementara itu, dikutip dari situs resmi Kominfo, Rabu (21/12/2016), Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan bahwa Jaringan 5G diprediksi baru rampung 2020 mendatang.

"Lalu lintas data dalam sebuah area unit jaringan 5G adalah 1.000 kali lipat dari jaringan 4G, tingkat akses pengguna meningkat 10 hingga 100 kali lipat dan kapasitas akses bisa mencapai 50 miliar pengguna," ujar Chief RA.

(kem)

Baca Juga

Techno of The Week: Adopsi 4G Belum Maksimal, Ini penyebabnya!

Techno of The Week: Adopsi 4G Belum Maksimal, Ini penyebabnya!