Menkominfo Imbau Operator Proaktif Tanggapi Telefon Spam

Menkominfo Imbau Operator Proaktif Tanggapi Telefon Spam

Ilustrasi. (Foto: Moch. Prima Fauzi/Okezone)

JAKARTA - Pesan berantai yang berisi beberapa daftar kode telefon yang mengandung spam, tampaknya cukup meresahkan pengguna. Namun, guna mencegah adanya korban dari tindakan serangan siber, Kemenkominfo telah memberikan pernyataan resmi.

Melalui Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Noor Iza, mengatakan bahwa Kemenkominfo telah memberikan imbauan kepada operator untuk memberikan informasi kepada pelanggan soal kemungkinan telefon spam.

Pihaknya meminta kepada operator untuk memberikan saran apa yang harus dilakukan oleh pengguna atau pelanggan apabila menjadi target percobaan spamming melalui sambungan telepon. Selain itu Kemenkominfo juga meminta kepada operator untuk memberikan informasi apabila tindakan tersebut bersifat merugikan.

"Diminta kepada operator selular untuk proaktif memberitahu kepada pelanggan/pengguna kemungkinan panggilan spam atau telefon tersebut dan memberi saran yang seharusnya dilakukan oleh pelanggan/pengguna. Juga apabila ada informasi yang bersifat merugikan dari masukan telefon tersebut," demikian bunyi imbauan Kemkominfo.

Noor Iza juga mengaku sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan warga atau pelanggan operator yang menjadi korban. Namun ia sendiri bercerita bahwa sempat dihubungi oleh nomor berawalan +77 dan +86.

Sementara itu operator yang sempat mendapatkan laporan dari pelanggan mengenai telefon spam tersebut ialah Telkomsel. Melalui GM External Coporate Commnication Denny Abidin, pihaknya mengaku telah memblokir panggilan dari nomor telefon berawalan +77.

Sedangkan dari pihak XL Axiata mengaku bahwa saat ini belum menerima laporan dari pelanggan. Menurutnya, kejadian tersebut tak dialami oleh pelangan XL, namun pihaknya masih akan melakukan pemantauan lebih lanjut.

Hingga saat ini baik Hutchison Three (3) dan Indosat masih belum memberikan keterangan soal panggilan spam tersebut.

(kem)


Baca Juga

Indosat Ooredoo Lakukan Pergantian Komisaris

Indosat Ooredoo Lakukan Pergantian Komisaris