Bagaimana Nasib Layanan 2G di 2017?

Bagaimana Nasib Layanan 2G di 2017?

(Foto: Neowin)

JAKARTA - Konten digital yang menjamur dan semakin tumbuh membuat kebutuhan data semakin meningkat. Tren digital ini lama kelamaan membuat orang semakin beralih dari jaringan 2G ke 3G atau 4G.

Khusus pada XL, pengguna 2G di 2015 masih tergolong besar, yakni 70 persen pengguna memakai jaringan 2G. Akan tetapi, tahun ini tampak perubahan signifikan, di mana pengguna 2G mencapai 20 persen.

Total pengguna XL mencapai sekira 46,5 juta orang, sehingga pengguna 2G XL diperkirakan mencapai 9,3 jutaan. "BTS 2G masih ada, tetapi memang (pengguna 2G) kelihatan menurun," kata Dian Siswarini, CEO XL Axiata di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Dalam pemaparannya, XL hingga kini memiliki sekira 37,5 ribu BTS 2G, 8.200-an BTS 4G dan 38,7 ribuan BTS 3G. Diperkirakan hingga lima tahun ke depan, pengguna voice dan sms atau 2G semakin berkurang dan beralih ke 3G atau 4G.

Kesempatan terpisah, Heru Sutadi, Pengamat Telekomunikasi, mengatakan bahwa tahun ini bisa menjadi peluang bagi para pengguna 2G untuk bermigrasi ke 3G atau 4G. “Idealnya, 2G bisa segera bermigrasi juga ke 3G atau 4G,” ungkapnya.

Heru menjelaskan, untuk memuluskan proses migrasi pengguna menuju 4G, maka perlu diperhatikan ketersediaan handset 4G murah. Ia mengatakan bahwa range harga ponsel 4G agar semakin diterima semua kalangan, idealnya dibanderol di bawah USD250.

“Untuk me-replace 2G, maka ponsel 4G harus sekira USD100 saja. Sementara sekarang rata-rata USD250 ke atas bahkan untuk ponsel premium USD1.000-an. Daya beli rata-rata kelas menengah hanya USD300, sementara yang sekarang pakai 2G banyak di kelas menengah ke bawah yang hanya maksimal mungkin USD125,” terangnya.

(ahl)

Baca Juga

Gara-Gara Iklan Nyinyir, BRTI Surati Operator Seluler

Gara-Gara Iklan Nyinyir, BRTI Surati Operator Seluler