2017, Divisi B2B Indosat Ooredoo Incar Klien BUMN

2017, Divisi B2B Indosat Ooredoo Incar Klien BUMN

(Foto: Arif Julianto/Okezone)

JAKARTA - Walaupun bukan penyumbang pendapatan terbesar perusahaan, sektor B2B (business-to-business) Indosat Ooredoo diperkirakan akan terus tumbuh. Keyakinan tersebut didasari oleh belum banyaknya perusahaan yang menyadari pentingnya solusi digital.

Hal itu dikatakan oleh Herfini Haryono, Director and Chief Wholesale & Enterprise Indosat Ooredoo dalam acara peluncuran Pro Mobile Solution. Dalam pandangannya, banyak perusahaan BUMN yang belum menggunakan jasa solusi digital Indosat Ooredoo.

"Sebagian besar klien kita perusahaan swasta. Tahun ini kami fokus untuk mengejar perusahaan-perusahaan negara. Kami ingin banyak terlibat di proyek pemerintah," jelasnya di Jakarta, Kamis (9/2/2017).

Herfini mengaku yakin bahwa target perusahaannya untuk mengejar klien dari BUMN tercapai. Sebab, Indosat Ooredoo memiliki banyak komponen pendukung, seperti infrastruktur dan licencing, yang dapat membantu perusahaan negara untuk meningkatkan performa mereka.

Sebagai informasi, Indosat Ooredoo memiliki lebih dari 400 ribu pelanggan korporat. Sejauh ini, divisi B2B mereka telah menyumbangkan 20% dari total pendapatan perusahaan. Di tahun ini, Indosat menargetkan mendapatkan tambahan 200 ribu pengguna korporat.

"Walaupun pelanggan korporat terbilang sedikit dibandingkan dengan divisi consumer, semua pelanggan kami sangat eksklusif," pungkasnya.

(ahl)

Baca Juga

Permen Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz Mundur hingga Mei 2017

Permen Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz Mundur hingga Mei 2017