Keamanan Situs Pemerintah Dinilai Masih Kurang

Keamanan Situs Pemerintah Dinilai Masih Kurang

Foto: Okezone

JAKARTA – Belakangan ini, perhatian terhadap keamanan situs pemerintah kembali dipertanyakan setelah situs resmi KPU dirumorkan telah berhasil dibobol peretas. Pakar IT sekaligus dosen Universitas Gunadarma, I Made Wiryana, mengakui bahwa pengamanan situs pemerintah Indonesia memang masih kurang.

Made kemudian menjelaskan bahwa ada tiga aspek yang perlu dilihat untuk memastikan keamanan sebuah situs. Jika satu tidak cukup kuat, situs mana pun akan mudah diretas.

“Sejujurnya ya, keamanan situs pemerintah kita memang masih kurang. Ada tiga aspek yang perlu diperhatikan. Yang pertama, teknologi yang digunakan oleh situs seperti apa, apakah sudah baik. Kemudian, proses pengaturannya bagaimana dan yang ketiga adalah penggunanya atau human resource-nya, apakah cukup mumpuni untuk mengoperasikan situs tersebut. Jika satu tidak terpenuhi dengan baik, maka akan mudah menjebolnya,” demikian terang Made pada Okezone, Jumat (17/2/2017).

Lebih jauh, Made juga menjelaskan bahwa pemerintah memiliki Indeks KAMI, sebuah aplikasi untuk mengevaluasi tingkat kematangan, tingkat kelengkapan penerapan SNI ISO/IEC 27001:2009, serta peta area tata kelola keamanan sistem informasi di suatu instansi pemerintah. Aplikasi ini dimiliki Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Situs Kominfo menerangkan bahwa evaluasi kematangan dilakukan terhadap beberapa area target penerapan keamanan informasi dengan ruang lingkup pembahasan yang juga memenuhi semua aspek keamanan yang didefinisikan oleh standar SNI ISO/IEC 27001:2009, yaitu mengenai tata kelola keamanan informasi, pengelolaan risiko keamanan informasi, kerangka kerja keamanan informasi, pengelolaan aset informasi, teknologi, dan keamanan informasi, serta peran TIK.

Pengisian aplikasi indeks KAMI dilakukan pada kegiatan bimbingan teknis keamanan informasi yang diselenggarakan oleh Ditjen Aplikasi Informatika di berbagai kota di Indonesia. Hingga akhir 2012, 123 entitas dari 105 instansi telah menggunakan aplikasi ini.

(ahl)

Baca Juga

Apple Watch Akan Miliki Layar Tambahan

Apple Watch Akan Miliki Layar Tambahan