Penutupan Jaringan 2G Berdampak Positif pada Perekonomian Indonesia

Penutupan Jaringan 2G Berdampak Positif pada Perekonomian Indonesia

(foto: Fint)

JAKARTA - Bagi Anda pengguna ponsel berbasis 2G, sebaiknya segera mempersiapkan diri. Sebab, pemerintah melalui Kominfo memiliki rencana untuk menutup jaringan 2G di 2020.

Menanggapi rencana tersebut pengamat teknologi informasi Heru Sutadi mengungkapkan bahwa penutupan jaringan 2G dapat membawa dampak positif bagi Indonesia, khususnya di bidang ekonomi.

"Pemerintah jangan berpikir untung rugi, tetapi bagaimana membuat industri lebih efisien. Sebab, gadget 2G kan tidak ada TKDN-nya. Jadi kalau distop dan ganti 4G, akan memberikan sumbangan ekonomi dalam negeri yang besar," terangnya kepada Okezone, Senin (6/3/2017).

Sebagai informasi, tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) adalah aturan yang mengatur presentase komponen lokal dalam sebuah barang. Dalam hal ini, barang yang dimaksud adalah ponsel. Aturan tersebut biasa diaplikasi dalam ponsel berbasis 4G.

Lebih lanjut, ia berpendapat bahwa teknologi 2G dianggap sudah tidak sesuai dengan kebutuhan sebagian masyarakat Indonesia yang mulai "haus" akan data.

"Sekarang operator pakai 3 teknologi, 2G, 3G dan 4G. Sangat tidak efisien. 2 teknologi cukup. Apalagi 5G akan hadir di 2020," ucapnya.

(kem)


Baca Juga

Indosat Ooredoo Lakukan Pergantian Komisaris

Indosat Ooredoo Lakukan Pergantian Komisaris