Perekonomian Negara Bisa Lebih Terdorong Berkat Lelang Frekuensi

Perekonomian Negara Bisa Lebih Terdorong Berkat Lelang Frekuensi

Foto: Okezone

JAKARTA - Direktur ICT Institute, Heru Sutadi, memperkirakan lelang frekuensi akan sangat membantu perekonomian Indonesia. Pasalnya, Proses lelang itu diperkirakan akan memaksimalkan pendapatan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor komunikasi.

Seperti diketahui, pemerintah akan segera melelang dua blok kosong di frekuensi 2,1 GHz yang masing-masingnya sepanjang 5 MHz. Sedangkan di frekuensi 2,3 GHz, ada sepanjang 15 MHz dari total 30 MHz yang kosong. Operator yang memenangkan lelang harus membayar biaya hak penggunaan (BHP) Frekuensi Radio yang dibayar di muka setiap tahun.

"Kalau upfront fee nya saja bisa Rp1,2 triliun. BHP tahunan bisa Rp1,5 triliunan untuk 10 tahun," ujar Heru Sutadi, Direktur ICT Institute.

Ia pun menyayangkan bahwa penggunaan dua blok kosong frekuensi 2,1 GHz sempat tidak terpakai selama dua tahun. "Bisa dibayangkan 2,1 GHz nganggur 2 tahun, negara enggak dapat setoran," tutupnya.

(kem)

Baca Juga

Pemerintah Gunakan Skema <i>Availability Payment</i> untuk Proyek Palapa Ring

Pemerintah Gunakan Skema Availability Payment untuk Proyek Palapa Ring