Pemenang Lelang Frekuensi Harus Komitmen Bangun Jaringan di Daerah

Pemenang Lelang Frekuensi Harus Komitmen Bangun Jaringan di Daerah

ilustrasi (foto: Shutterstock)

JAKARTA - Kementrian Komunikasi dan Informasi (Koimfo) segera melakukan lelangan spektrum frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz. Atas lelang tersebut, pemenang harus memiliki komitmen untuk melakukan pembangunan di jaringan tersebut.

“Pemenang 2,1 GHz harus diberikan komitmen pembangunan selayaknya telah dipersyaratkan pada kanal ketiga untuk operator lainnya,” tulis Sekretaris Pusat Studi Kebijakan Industri dan Regulasi Telekomunikasi ITB M Ridwan Effendi di Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Oleh karenanya, proses lelang spektrum frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz itu dapat dilakukan secara transparan dan tidak memihak untuk mencegah proses persekongkolan yang merugikan negara serta menghancurkan persaingan usaha yang sehat. “Ini dilakukan untuk mewujudkan proyek Indonesia Broadband Plan,” tulisnya.

Terakhir, proses seleksi dilakukan dengan metode yang menjamin optimalisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) berupa Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi yang mencerminkan industri terkini.

"Dengan demikian, seleksi kepemilikan pita spektrum frekuensi tidak dibagi rata kepada para operator. Persyaratan komitmen pembangunan sangat diperlukan agar terjadi perlakuan yang sama bagi operator dan mencegah persaingan usaha tidak sehat,"tutupnya.

(kem)

Baca Juga

Pemerintah Gunakan Skema <i>Availability Payment</i> untuk Proyek Palapa Ring

Pemerintah Gunakan Skema Availability Payment untuk Proyek Palapa Ring