Kominfo Pertimbangkan Masukan dari Konsultasi Publik

Kominfo Pertimbangkan Masukan dari Konsultasi Publik

BTS.

JAKARTA – Konsultasi publik lelang frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz telah rampung dilakukan pada 5 Maret 2017. Setelah berhasil mengumpulkan masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun menggelar rapat secara tertutup.

Rapat yang juga dihadiri Dirjen Sumber Daya serta Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Dr Ismail, M.T. tersebut dikatakan membahas masukan-masukan yang diterima pihak Kominfo. Setelah itu, mereka akan mempertimbangkan masukan tersebut ke dalam rancangan peraturan menteri (RPM).

"Ada beberapa pihak yang harus kami temui. Soalnya kata Pak Menteri sebelum ditanda-tangani harus mengklarifikasi terlebih dahulu karena dikahwatirkan ada salah persepsi," ungkap Ismail saat dihubungi Okezone, Selasa (14/3/2017).

Salah satu masukan yang diterima oleh pihak Kominfo yakni mengenai peserta yang boleh mengikuti proses lelang. "Kami akan perbaiki draf RPM. Kemarin ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki, seperti siapa saja yang boleh ikut serta," lanjutnya.

Sebelumnya, keputusan Kominfo untuk membatasi peserta lelang mendapat masukan dari Komisi I DPR RI yang mengatakan bahwa pemerintah seharusnya tidak membatasi peserta lelang. Hal itu agar bisa menarik investor baru yang dapat berdampak pada peningkatan keuntungan dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

(kem)

Baca Juga

TOP TECHNO: Khoirul Anwar, Anak Petani Penemu Teknologi 4G hingga Video Penampakan Rusa Putih

TOP TECHNO: Khoirul Anwar, Anak Petani Penemu Teknologi 4G hingga Video Penampakan Rusa Putih