Dorong Eksplorasi Luar Angkasa, NASA Uji Sistem Propulsi Listrik

Dorong Eksplorasi Luar Angkasa, NASA Uji Sistem Propulsi Listrik

(Foto: NASA)

CALIFORNIA - Insinyur Badan Antariksa Amerika Serikat NASA menguji sistem propulsi listrik solar berdaya tinggi yang bisa segera mendorong misi eksplorasi lebih lanjut ke luar angkasa.

Disitat dari Daily Mail, Rabu (14/3/2017), sebuah gambar baru dari lembaga Glenn Research Center menunjukkan pendorong Hall  menjelang pengujian dasar di ruang vakum. Perangkat ini dikatakan memiliki tiga kali kekuatan sistem yang ada dan eksperimen di ruang vakum akan meletakkannya untuk tes lingkungan ruang simulasi, sehingga memungkinkan insinyur melihat bagaimana itu bekerja.

Dalam gambar, insinyur NASA Dr Peter Peterson bisa dilihat menyiapkan pendorong daya tinggi, perangkat yang dikatakan lembaga penting di masa depan eksplorasi luar angkasa. Disebut Hall Effect Rocket dengan Magnetic Shielding (HERMeS), perangkat beroperasi pada 12,5 kW, sehingga jauh lebih kuat dibanding sistem saat ini.

Lembaga ini berencana untuk menggunakan pendorong dengan sistem solar electric propulsion (SEP) yang akan memungkinkan untuk lebih hemat biaya eksplorasi luar angasa dengan menggunakan 10 kali lebih sedikit propelan dari sistem lain.

Pendorong electrostatic Hall dilengkapi dengan perisai magnetik canggih dan dirancang untuk memberikan dorongan lembut tapi nonstop selama misi. Beberapa pendorong Hall akan digunakan untuk Asteroid Redirect Robotic Mission (ARRM), yang beroperasi pada daya total 40 kW dengan sayap array solar yang akan memasok 50kW keseluruhan.

Komponen robot dari ARM yang akan memperlihatkan sistem propulsi listrik solar paling canggih dan efisien di dunia karena perjalanan ke asteroid dekat Bumi (NEA). NEA merupakan asteroid kurang dari 121 juta mil dari matahari pada titik terdekat dalam orbir mereka.

Sedangkan ARM merupakan misi dua bagian yang akan mengintegrasikan robotik dan operasi pesawat diawaki di ajang pembuktian dasar deep space untuk menunjukkan kemampuan kunci yang diperlukan dalam perjalanan NASA ke Mars.

(din)

Baca Juga

Luar Biasa! Ini Jadinya saat Gerhana Matahari 2017 Dilihat dari Ruang Angkasa

Luar Biasa! Ini Jadinya saat Gerhana Matahari 2017 Dilihat dari Ruang Angkasa