Smartphone sebagai Digital Heroin bagi Generasi Milenial

Smartphone sebagai Digital Heroin bagi Generasi Milenial

Dok. Daily Mail

 AMERIKA SERIKAT – Di zaman yang serbadigital seperti sekarang ini, teknologi menjadi salah satu hal yang tidak bisa dijauhkan dari kehidupan masyarakat saat ini, termasuk generasi milenial. Peneliti menuturkan bahwa remaja saat ini mungkin telah terpaku dengan gadget seperti smartphone, tablet, dan TV. Sehingga mereka tidak memiliki waktu untuk melakukan kenakalan lainnya seperti mengonsumsi obat terlarang.

Seperti dikutip dari laman Daily Mail, bahwa penggunaan obat terlarang bagi remaja sudah berkurang sejak 1990. Direktur di National on Drug Abuse, Nora Volkow, menuturkan bahwa ia berharap hubungan antara menurunnya penggunaan narkoba dengan meningkatnya teknologi ditemukan jika memang ada sebabnya.

“Smartphone saat ini sudah menjadi lahan untuk penelitian guna memahami bagaimana hal ini bisa mengubah otak mereka,” ungkapnya.

Sementara itu leading psychotherapist, Dr Nicholas Kardaras, menuturkan bahwa hal itu menjadi sebuah digital heroin terutama bagi anak-anak.

“Waktu mereka di depan layar seperti digital heroin bagi anak-anak, khususnya mereka yang berada di bawah usia 10 tahun,” jelasnya.

Tidak hanya anak-anak, namun orang dewasa pun seperti kecanduan dengan gadget. “Bukan pada anak-anak saja. Rata-rata video game sudah menjadi candu bagi mereka yang berusia 35 tahun. Tapi untuk anak-anak sendiri, mereka memang lebih berisiko pada layar yang ada pada gadget tersebut,” imbuhnya.

Studi yang dilakukan di Indiana University meminta remaja yang tidak terbiasa untuk bermain video game untuk bermain video game selama dua minggu.

“Pada jarak waktu yang singkat ini, kita menemukan bahwa otak menunjukkan gambar yang berbeda sebelum dan sesudah,” tambah Kardaras. (afr)

(kem)


Baca Juga

Pantauan Hilal Bisa Dilihat via <i>Streaming</i>

Pantauan Hilal Bisa Dilihat via Streaming