CEO Indosat Ooredoo Tak Permasalahkan Batasan Pemenang Lelang

CEO Indosat Ooredoo Tak Permasalahkan Batasan Pemenang Lelang

Alexander Rusli. (Foto: Moch Prima Fauzi)

JAKARTA - Meski proses lelang frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz sempat mendapat kritikan dari beberapa pihak agar tak dibatasi, CEO Indosat Alexander Rusli mengaku tak mempermasalahkan soal pembatasan pemenang lelang tersebut.

Menurutnya, saat ini perangkat smartphone baru telah mendukung kedua frekuensi tersebut sehingga tidak akan begitu memengaruhi pemancaran sinyal. Selain itu, pria yang akrab disapa Alex itu juga mengungkap bahwa pihaknya saat ini hanya membutuhkan satu blok saja.

"Tidak masalah. Karena yang kita butuhkan satu blok. Perbedaannya pun tidak akan dirasakan langsung oleh konsumen apakah menggunakan 2,1 atau 2,3. Selain itu keduanya juga memiliki perbedaan yang cukup tipis," ungkap Alex usai acara diskusi di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Ia pun mengakui jika untuk digunakan pada segi jangkauan, baik frekuensi 2,1 GHz maupun 2,4 GHz tidak terlalu bagus. Sehingga ia pun meminta kepada pemerintah untuk segera membuka lelang di frekuensi 700 MHz yang saat ini ditempati oleh jaringan televisi analog.

Hanya saja jika harus memilih, Alex mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah memiliki infrastruktur antena di frekuensi 2,1 GHz. Dengan demikian, agar bisa memanfaatkan antena yang ada, ia pun lebih berminat pada frekuensi di 2,1 GHz yang akan dilelang sebanyak dua blok, masing-masing 5 MHz.​

(kem)

Baca Juga

Kominfo Targetkan Pengumuman Pemenang Lelang Frekuensi pada Juli

Kominfo Targetkan Pengumuman Pemenang Lelang Frekuensi pada Juli