Tanggapan Kominfo soal Pembatasan Peserta Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz

Tanggapan Kominfo soal Pembatasan Peserta Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz

Menkominfo Rudiantara. (Foto: Moch Prima Fauzi)

JAKARTA – Konsultasi publik lelang frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz telah rampung dilaksanakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pada 5 Maret 2017. Beragam masukan pun telah ditampung oleh pihak Kominfo, termasuk tidak dibatasinya peserta lelang.

Kendati demikian, saat ditanya, apakah masukan tersebut bakal masuk ke peraturan menteri (permen) atau tidak? Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara menegaskan bahwa pada dasarnya lelang tersebut tidak akan mengurangi pendapatan negara.

"Kalau semua masukan didengar, kita tidak akan pernah bisa memutuskan. Tetapi yang penting prinsipnya, harga yang ditetapkan tidak lebih rendah dari harga yang telah dibayarkan oleh operator saat ini. Itu kuncinya. Artinya, pendapatan pemerintah tidak berkurang," tegasnya usai acara diskusi di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Selain itu, ia menggarisbawahi bahwa selain memberikan peluang pendapatan bagi negara, lelang tersebut juga bisa membuktikan sistem pemerintahan yang baik karena bertindak cepat. Rudi juga menambahkan bahwa tender lelang dilakukan semata-mata untuk membantu operator yang kekurangan kapasitas di kota besar.

Sebagaimana diketahui, ada lima kota besar di Indonesia yang saat ini menjadi perhatian pemerintah dalam memberikan lelang frekuensi di 2,1 dan 2,3 GHz. Lima kota tersebut antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, dan Surabaya. ​

(kem)
TAG : lelang lelang kue

Baca Juga

Indosat Ooredoo Lepas Peserta <i>Homestay</i> Karyawan 2017 ke Daerah Terpencil

Indosat Ooredoo Lepas Peserta Homestay Karyawan 2017 ke Daerah Terpencil