Meski Ada Gugatan, Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 Ghz Jalan Terus

Meski Ada Gugatan, Lelang Frekuensi 2,1 dan 2,3 Ghz Jalan Terus

BTS (Foto: EDN)

JAKARTA – Menjelang dilakukannya lelang frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) digugat oleh PT Internux terkait penggunaan frekuensi 2,3 GHz yang salah satu isinya tanpa proses lelang. Gugatan tersebut baru saja dikabulkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 16 Februari 2017.

Kendati demikian, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan hal itu tak mengganggu jalannya proses pelelangan yang akan dilaksanakan pada pertengahan tahun nanti. Ia pun menambahkan bahwa saat ini dirinya masih belum mendapatkan keputusan pengadilan tersebut.

"Enggak (mengganggu). Pertama, karena saya belum dapat putusannya. Kedua, ini kan baru tingkat pertama. Nanti baca dulu isinya apa. Itu pun masih bisa banding, banding masih bisa kasasi, kasasi masih bisa PK. Sehingga jalan terus," ungkap menteri yang akrab disapa Chief RA tersebut di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Sebelumnya, ia juga mengatakan bahwa penandatanganan rancangan peraturan menteri (RPM) mengenai lelang frekuensi 2,1 dan 2,3 GHz menjadi peraturan menteri (permen) akan dilakukan paling lambat awal April. Setelah itu baru akan diketahui siapa operator pemenang tiga blok frekuensi yang dilelang pada pertengahan tahun.

Diharapkan, jika berjalan lancar, proses refarming operator akan dilakukan pada pertengahan hingga akhir 2017. Dengan demikian, penggunaan frekuensi 2,1 GHz (dua blok 5 MHz) dan 2,1 GHz (30 MHz) akan efektif digunakan pada Januari 2018.​​

(kem)

Baca Juga

Kominfo Targetkan Pengumuman Pemenang Lelang Frekuensi pada Juli

Kominfo Targetkan Pengumuman Pemenang Lelang Frekuensi pada Juli