Objek Mirip Planet Ini Bikin Astronom Bingung

Objek Mirip Planet Ini Bikin Astronom Bingung

(Foto: ESO)

CALIFORNIA - Sebuah benda langit misterius yang melayang di luar angkasa sendirian berhasil membuat para astronom bingung. Objek yang kesepian itu dinamakan CFBDSIR J214947.2-040308.9. Pertama kali ditemukan pada 2012 dan awalnya diidentifikasi sebagai planet nakal.

Akan tetapi, penelitian baru telah menemukan bukti bahwa itu tak mungkin menjadi planet dan mungkin lebih nakal dibanding yang diprediksi sebelumnya. Benda aneh itu sebenarnya bisa menjadi brown dwarf, hibrida yang terlalu kecil untuk menjadi bintang, tapi terlalu besar untuk menjadi planet.

Objek misterius itu telah menggelitik ilmuwan karena terletak dekat dengan sistem tata surya di lebih dari 100 tahun cahaya. Ketika ditemukan pada 2012, peneliti dari Grenoble Alpes University di Prancis memutuskan bahwa itu mungkin sebuah planet nakal berdasarkan berat yang diamati, kira-kira 4-7 kali dari Jupiter.

Selain itu, tim juga meramalkan bahwa objek bisa menjadi bagian dari kelompok bergerak AB Doradus, koleksi benda-benda planet yang terbentuk pada saat yang sama dan mengorbit di galaksi bersama-sama. Para peneliti mengatakan, jika objek itu anggota AB Doradus, ia seharusnya berusia 50 juta sampai 120 juta tahun.

Namun, pengataman baru mengambil alih beberapa tahun menggunakan alat, termasuk Nasa's Spitzer Space Telescope, yang telah memberi cahaya terang baru di planet ini.

"Kami sekarang menolak hipotesis awal kami bahwa CFBDSIR 2149-0403 akan menjadi anggota dari kelompok AB Doradus. Hal ini menghilangkan kendala usia yang paling kuat yang kita miliki," kata Philippe Delorme dari Grenoble Alpes University di Prancis yang dikutip dari Daily Mail, Jumat (17/3/2017).

"Meskipun menentukan yang pasti meningkatkan pengetahuan kita tentang objek itu juga membuat lebih sulit untuk belajar dengan menambahkan usia sebagai parameter bebas," tambahnya.

Pengamatan baru mengungkapkan bahwa objek baik secara gravitasi rendah atau memiliki kandungan logam yang sangat tinggi, yang dikenal sebagai meallicity tinggi. Selain itu, temuan ini juga menimbulkan pertanyaan tentang massa relatif dirasakan objek.

Faktor-faktor ini membuat para peniliti menyimpulkan bahwa objek bisa menjadi brown dwarf dibandingkan bintang nakal. Brown dwarfs, hibrida yang lebih kecil dari bintang tapi lebih besar dibanding planet raksasa.

(din)

Baca Juga

Hii.. Ular Berkepala Dua Bikin Heboh Masyarakat

Hii.. Ular Berkepala Dua Bikin Heboh Masyarakat