Mampukah BlackBerry Rebut Kembali Kejayaan di Pasar Ponsel?

Mampukah BlackBerry Rebut Kembali Kejayaan di Pasar Ponsel?

(Foto: Ubergizmo)

WATERLOO - BlackBerry, merek yang cukup tersohor pada zaman kejayaannya. Dari mulai Barrack Obama hingga para selebritis Hollywood pernah dengan bangga menggunakan BlackBerry. Namun, Apakah BlackBerry masih sejaya dulu?

Sebelum melihat masa keemasan BlackBerry, ada baiknya sedikit mundur ke belakang melihat sejarah pendiriannya. Pada 1984, Mike Lazaridis dan Douglass fregin mendirikan Research In Motion (RIM).

Dikutip dari berbagai sumber, nama BlackBerry diciptakan oleh perusahaan pemasaran, Lexicon. Sejak saat itu BlackBerry mulai menciptakan ponsel.

Perangkat pertama BlackBerry adalah 850, sebuah pager dua arah yang diluncurkan pada 1999. BlackBerry memperoleh pangsa pasar di industri mobile dengan berkonsentrasi pada layanan email.

BlackBerry mulai memperkenalkan trackball melalui pengenalan dari seri Pearl, yang memungkinkan navigasi empat arah. Tak lama kemudian, trackball diganti dengan trackpad optik dengan pengenalan Curve 8500.

Pada 30 Januari 2013, BlackBerry mengumumkan perilisan Z10 dan Q10 smartphone. Kedua model ini mengunggulkan fitur layar sentuh.

Pada 12 Agustus 2013, BlackBerry mengumumkan niat untuk menjual perusahaan karena posisi keuangan yang semakin tidak menguntungkan mereka dan persaingan dalam industri mobile.

BlackBerry sempat mengalami keterpurukan setelah tren ponsel berbasis Android mulai merajalela. Dari sini tampak perangkat BlackBerry mulai mengalami penurunan.

Akan tetapi, BlackBerry tampaknya masih memiliki senjata dengan merilis perangkat terbaru dan mengandalkan pengembangan software, termasuk keamanan dan aplikasi.

Pada September 2015, BlackBerry resmi meluncurkan BlackBerry Priv, sebuah phablet slider yang memanfaatkan sistem operasi Android dengan keamanan tambahan. Sementara di 2016, BlackBerry meluncurkan Android mid-range, BlackBerry DTEK50.

Kini, BlackBerry telah mengumumkan perangkat KEYone di event Mobile World Congress (MWC) 2017, Barcelona. Tidak hanya itu, perusahaan tersebut juga menghadirkan Aurora bulan ini di Indonesia.

(ahl)

Baca Juga

Konektivitas Seluler Bakal Mendarat di Apple Watch?

Konektivitas Seluler Bakal Mendarat di Apple Watch?