Peneliti Temukan Terobosan Teknologi Teleportasi

Peneliti Temukan Terobosan Teknologi Teleportasi

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

CALIFORNIA - Para ahli melihat lompatan kuantum elekron antara meterial meninggalkan jejak di tempat mereka berada. Aksi itu telah digambarkan sebagai jenis gerakan kuantum aneh perjalanan elektron dari lapisan material pertama ke ketiga tanpa muncul di lapisan kedua.

Pemimpin peneliti Hui Zhao dari University of Kansas mengatakan, "Elektron bisa muncul di lantai pertama kemudian lantai ketiga tanpa pernah berada di lantai dua." Fenomena ini dikenal sebagai gaya van der Waals, yang merupakan daya tarik mekanika kuantum antara dua kekuatan, mirip dengan bagaimana magnet bertindak.

Gaya van der Waals memungkinkan tokek menempel dinding, misalnya. Para ilmuwan meneliti gaya dengan harapan bahwa mereka akan bisa membuat material menggunakan gaya van der Waals untuk bahan elektronik.

Namun, para peneliti telah yakin bagaimana elektron berinteraksi dalam material yang menyebabkan mereka melakukan percobaan ini. Dalam studi ini, para ilmuwan menguji MoS2, WS2, dan MoSe2 semua bahan semikonduktor yang menanggapi cahaya dengan warna yang berbeda, semua berlapis pada satu sama lain.

Hal ini artinya, peneliti bisa menggunakan laser berwarna berbeda untuk memengaruhi elektron yang ada di salah satu dari tiga lapisan yang memungkinkan mereka untuk melacak pergerakan elektron.

"Warna pulse laser dipilih sehingga hanya elektron di lapisan atas bisa dibebaskan. Kami kemudian menggunakan pulse laser dengan warna tepat untuk lapisan bawah MoS2, yang berguna untuk mendeteksi munculnya elektron di lapisan itu," kata Zhao yang dikutip dari Express.co.uk, Minggu (19/3/2017).

"Pulse kedua sengaja diatur untuk sampai di sampel setelah pulse pertama sekira 1 picosecond (se per detik), dengan membiarkan hal itu menempuh jarak 0,33 mm lebih panjang dari yang pertama," tambahnya.

Guna menguraikan mengapa mentransfer begitu cepat, tim kemudian membawa laser ketiga dengan warna lain untuk memeriksa lapisan tengah dan menemukan bahwa tidak ada elektron di sana sama sekali yang menantang fisika biasa.

(din)

Baca Juga

Teknologi Ini Mungkinkan Manusia Tak Menua

Teknologi Ini Mungkinkan Manusia Tak Menua