Stasiun Luar Angkasa Bakal Bantu Burung dan Serangga Bermigrasi

Stasiun Luar Angkasa Bakal Bantu Burung dan Serangga Bermigrasi

Foto: Reuters

CALIFORNIA - Diperkirakan 75% dari spesies burung, mamalia, dan serangga terlalu kecil untuk dilacak dari jarak yang jauh. Namun, mereka melakukan perjalanan yang sangat jauh untuk bermigrasi.

Banyak dari burung dan serangga ini hilang di tengah jalan atau mati. Ilmuwan tidak menemukan alasan pastinya. Untuk itu, mereka akan dibantu International Cooperation for Animal Research Using Space (ICARUS).

ICARUS telah mengembangkan tag baru yang lebih kecil yang sebelumnya pernah ada untuk penelitian migrasi burung dan serangga kecil. Tag ini terhubung dengan Stasiun Internasional Antariksa (ISS) yang mengorbit di ketinggian 400 km dari Bumi.

Tag tersebut akan mencatat lokasi geografis dengan lebih akurat, mencatat suhu, arah burung terbang, dan informasi lain seperti pergerakan, kebiasaan yang ditangkap melalui akselerometer. Tag ini beratnya hanya 5 gram dan kecil.

Hasil dari penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pencerahan tentang bagaimana melindungi hewan-hewan dengan mengetahui di area mana saja mereka menghadapi bahaya. Beberapa spesies burung yang bermigrasi turun drastis dan menyebabkan kekhawatiran.

(kem)

Baca Juga

Fenomena Equinox Akan Terjadi di Sumbar, Matahari Melintas Tepat di Garis Khatulistiwa

Fenomena Equinox Akan Terjadi di Sumbar, Matahari Melintas Tepat di Garis Khatulistiwa