Palapa Ring Harus Jamin Prinsip Open-Access dan Tidak Mendiskriminasi

Palapa Ring Harus Jamin Prinsip Open-Access dan Tidak Mendiskriminasi

Foto: Shutterstock

JAKARTA – Jaringan informasi di Indonesia dewasa ini masih mengalami ketimpangan yang besar. Kecepatan internet di wilayah pelosok Papua misalnya, sangat sulit jika dibandingkan dengan kecepatan internet di Jakarta.

Untuk mengurangi kesenjangan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menggelar kabel optik tulang punggung di seluruh Indonesia, terutama untuk menyambungkan wilayah-wilayah yang dianggap tidak feasible oleh para operator untuk digarap. Proyek yang disebut Palapa Ring itu ditargetkan rampung pada 2019.

Menurut Pengamat Telko, Ridwan Effendi, proyek ini menggunakan dana pemerintah sehingga harus menjamin prinsip open-access dan non-discriminatory. Hal itu dia jelaskan ketika berbincang dengan Okezone, Selasa (21/3/2017).

“Proyek palapa ring tentunya karena menggunakan dana dari pemerintah, nanti harus dijamin prinsip open-access dan non-discriminatory. Yang dimaksud dengan open-access artinya setiap penyelenggara telekomunikasi punya kesempatan yang sama untuk memanfaatkan jaringannya. Sementara itu, non-discriminatory artinya tidak ada pembedaan perlakukan terhadap yang memanfaatkan jaringan tersebut,” papar Ridwan.

Menurut Ridwan, Palapa Ring secara praktis risiko demand dan biayanya ditanggung pemerintah. Untuk itu, diharapkan adanya pemerataan layanan telekomunikasi broadband di seluruh pelosok Indonesia dengan harga yang wajar.

“Praktis kan semua risiko, demand, dan biaya ditanggung pemerintah dalam jangka waktu tertentu. Selama masa konsesi, tidak ada income langsung, hanya income tidak langsung berupa BHP penyelenggaraan telekomunikasi yang disetorkan penyelenggara telekomunikasi dari gross revenue-nya,” jawab Ridwan ketika ditanya tentang potensi Palapa Ring.

Sekadar informasi, Palapa Ring dibagi dalam tiga paket yakni Barat, Tengah, dan Timur. Menkominfo Rudiantara mengatakan bahwa paket barat diprediksi akan selesai pada akhir 2017. Paket tengah akan mengikuti sementara paket Timur baru akan selesai akhir 2019.

(kem)
TAG : Diskriminasi

Baca Juga

Soal Merger Operator Seluler, XL Axiata Tunggu Regulasi Kominfo

Soal Merger Operator Seluler, XL Axiata Tunggu Regulasi Kominfo