Skema yang Diterapkan untuk Palapa Ring

Skema yang Diterapkan untuk Palapa Ring

Foto: Okezone/ Arsan Mailanto

JAKARTA – Proyek Palapa Ring merupakan salah satu upaya pemerintah membangun ketersediaan infrastruktur layanan jaringan serat optik sebagai tulang punggung sistem telekomunikasi nasional. Pemerintah mencoba untuk menghubungkan seluruh kabupaten dan kota di Indonesia sebagai bukti keseriusan dalam pemenuhan kebutuhan infrastruktur publik, khususnya sektor telekomunikasi.

Upaya itu merupakan implementasi percepatan pelaksanaan Proyek Infrastruktur Strategis Prioritas Nasional sebagaimana tercantum dalam Perpres Nomor 3 Tahun 2016. Proyek ini dijalankan menggunakan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) yang merupakan penerapan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP). Skema ini diprakarsai Kementerian Keuangan dengan sumber dana berasal dari Dana Kontribusi Universal Service Obligation (USO).

Skema availability payment sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 190/PMK.08/2015 dan merupakan pembayaran secara berkala selama masa konsesi berdasarkan ketersediaan layanan infrastruktur yang telah dibangun badan usaha.

Komponen biaya yang dapat dibayarkan oleh AP adalah biaya modal, biaya operasional, dan keuntungan wajar yang diinginkan oleh badan usaha. Melalui skema itu, risiko permintaan (demand risk) ketersediaan layanan infrastruktur akan ditanggung sepenuhnya oleh PJPK yaitu Kemenkominfo.

Dengan pengambilan risiko tersebut, badan usaha mendapatkan pengembalian investasi jika berhasil memenuhi kriteria layanan sebagaimana telah diperjanjikan dalam Perjanjian Kerjasama. Adapun kelangsungan pembayaran dari PJPK kepada Badan usaha akan dijamin pemerintah melalui PT PII.

Dengan penandatanganan Proyek Palapa Ring Paket Timur yang merupakan paket terakhir setelah Paket Barat dan Tengah, maka pemerintah akan membantu masyarakat Indonesia dalam pemerataan penyediaan akses broadband di seluruh Indonesia.

Kehadiran Palapa Ring juga akan memberikan peluang bisnis baru bagi industri usaha kecil dan menengah (UKM) di pelosok daerah, meningkatkan pendidikan melalui fasilitas internet dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat kegiatan ekonomi digital.

(kem)

Baca Juga

Kominfo Pantau Kesiapan Jaringan Kunjungi NOC Operator

Kominfo Pantau Kesiapan Jaringan Kunjungi NOC Operator