Asisten Virtual Bixby Masih Simpan Bug

Asisten Virtual Bixby Masih Simpan Bug

(Foto: Business Insider)

WASHINGTON - Bersamaan dengan diperkenalkannya Galaxy S8 dan S8 Plus, Samsung turut mengonfirmasi kehadiran asisten virtual Bixby. Teknologi yang berawal dari Viv Labs yang diakuisisi Samsung itu kini menjadi asisten digital pribadi bagi pengguna Galaxy S8 dan S8 Plus.

Seperti yang disitat dari Business Insider oleh Okezone, Senin (3/4/2017), sempat mencoba menggunakan teknologi asisten virtual tersebut. Bixby sendiri dikatakan memiliki kemampuan untuk mengontrol kecerahan layar, koneksi wifi, dan lainnya. Selain itu ia juga dapat digunakan untuk mengontrol beberapa aplikasi seperti pengingat dan pesan.

Namun dari semua kemampuan yang dimilikinya, masih terdapat beberapa kelemahan yang tersimpan dalam sistem asisten virtual Bixby. Apa saja? Berikut penjabarannya.

Dukungan Aplikasi Pihak Ketiga

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh Bixby ialah dukungan untuk mengontrol aplikasi dari pihak ketiga. Untuk saat ini Bixby hanya tersedia di smartphone Galaxy S8 dan S8 Plus, selain itu para pengembang aplikasi juga masih belum memiliki akses untuk mendapatkan dukungan di Bixby.

Samsung sebenarnya tak sendiri, ada pula Siri milik Apple yang masih memiliki masalah dalam mendapatkan aplikasi yang mendukung penggunaan 3D Touch. Sementara Samsung saat ini belum mendorong pengembang untuk membuat widget di pinggiran layar lengkungnya.

Bug

Selama menggunakan asisten virtual Bixby, Business Insider mengaku untuk meningkatkan kecerahan layar, akselerasi Bixby masih membutuhkan beberapa saat untuk melaksanakan perintah. Selain itu mereka juga kesulitan untuk menayangkan video dari ponsel di dekat Samsung TV.

Bersaing dengan Google Assistant

Sebagaimana diketahui, selain Bixby, Galaxy S8, dan S8 Plus memiliki asisten virtual lainnya yakni Google Assistant. Kecerdasan buatan Google itu menjadi sistem kedua untuk mendapatkan dukungan asisten pribadi secara digital.

Saat ini Bixby masih sebatas di smartphone Galaxy S8 dan S8 Plus. Sementara Google Assistant telah tersemat secara dafault di dalam smartphone bersistem operasi Android. Jika tak meningkatkan kemampuannya, bukan tak mungkin jika pengguna S8 dan S8 Plus bakal beralih dari Bixby.

Berjanji untuk Berkembang 

Bixby memang baru saja diperkenalkan beberapa waktu lalu, oleh karena itu Samsung pun berjanji akan terus meningkatkan kemampuannya. Salah satu upaya untuk mengembangkannya ialah dengan mendorong kemampuan yang dimiliki oleh teknologi Viv.

(kem)

Baca Juga

Setelah Caplok HTC, Mampukah Google Geser Dominasi Apple-Samsung?

Setelah Caplok HTC, Mampukah Google Geser Dominasi Apple-Samsung?