Ketersediaan Frekuensi Jadi Isu Besar Layanan 5G

Ketersediaan Frekuensi Jadi Isu Besar Layanan 5G

Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Rencana menghadirkan layanan 5G di Indonesia diprediksi akan menemui banyak hambatan. Salah satu masalah yang akan menghadang adalah ketersediaan frekuensi.

Sebagaimana diketahui, layanan 5G akan menduduki frekuensi radio yang lebih tinggi. Hal ini akan menjadi catatan bagi para pemangku kepentingan sebelum mengakomodasikan frekuensi yang tersedia.

"Kendala adalah pertama mau ditempatkan di frekuensi mana," ujar Heru Sutadi, pengamat telekomunikasi kepada Okezone, Rabu (5/4/2017).

Selanjutnya, pria berkacamata itu juga menjelaskan mengenai beberapa kandidat frekuensi yang dapat dipakai untuk layanan 5G. "Ada beberapa kandidat frekuensi untuk Asia, yakni 700 MHz, 3,3-3,8 GHz, 4,4-4,99 GHz, dan 34,25-29,5 GHz," lanjutnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti belum banyaknya uji coba 5G di Indonesia. Padahal, uji coba merupakan aktivitas yang harus rutin dilakukan sebelum diaplikasikan secara massal.

"Teknologi 5G belum proven untuk diuji coba di luar ruangan. Hal itu karena penggunaan frekuensi tinggi yang direncanakan untuk 5G akan memiliki coverage atau cakupan yang tidak luas dan mudah terganggu oleh cuaca," tutupnya.

(kem)
TAG : kue

Baca Juga

Indosat Ooredoo Lepas Peserta <i>Homestay</i> Karyawan 2017 ke Daerah Terpencil

Indosat Ooredoo Lepas Peserta Homestay Karyawan 2017 ke Daerah Terpencil