Keren, Bermain Video Game Tetris Bisa Mengurangi Trauma Korban Kecelakaan

Keren, Bermain Video Game Tetris Bisa Mengurangi Trauma Korban Kecelakaan

Keren, Bermain Video Game Tetris Bisa Mengurangi Trauma Korban Kecelakaan (Foto: Shutterstock)

STOCKHOLM - Jika sebagian orang menganggap bermain game hanya membuang-buang waktu, tentu hal tersebut salah besar. Memainkan game ini setelah Anda mengalami kecelakaan dapat diteliti mampu membantu mengurangi risiko kilas balik atau trauma pasien.

Sebuah studi dari Karolinska Institute, Swedia, mengungkap korban kecelakaan kendaraan bermotor yang selamat, memiliki kenangan tidak menyenangkan dan berulang sehingga mengalami gejala Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD).

"Ini akan menjadi perbedaan besar bagi banyak orang, apabila kita melakukan intervensi perilaku psikologis menggunakan game komputer untuk mencegah PTSD dan mendamaikan kenangan traumatis," terang Emily Holmes, profesor psikologi Karolinska Institutet Department of Clinical Neuroscience, dikutip dari Time, Selasa (11/4/2017).

Penelitian tersebut juga telah dipublikasikan dalam jurnal Molecular Psychiatry dan melibatkan kajian terhadap 71 korban kecelakaan kendaraan bermotor.

Separuh dari korban tersebut mengingat trauma lalu bermain tetris saat menunggu di ruang gawat darurat RS. Sementara separuhnya lagi menjalankan aktivitas yang berbeda enam jam pasca kecelakaan.

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa pasien yang bermain permainan tetris memiliki trauma yang cepat hilang, dibandingkan dengan pasien yang tidak bermain tetris.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa Tetris adalah permainan visual yang intensif, dapat mencegah aspek traumatis dalam suatu kenangan terkonsolidasi di dalam pikiran seseorang.

(kem)

Baca Juga

Tak Hanya di PS4, Fifa 18 Juga Rilis untuk Nintendo Switch

Tak Hanya di PS4, Fifa 18 Juga Rilis untuk Nintendo Switch