Musim Dingin & Semi Ancam Populasi Kupu-Kupu

Musim Dingin & Semi Ancam Populasi Kupu-Kupu

(Foto: The Guardian)

LONDON – Para ahli mengatakan bahwa musim dingin dan musim semi dapat mengancam populasi kupu-kupu. Tiga spesies kupu-kupu seperti the red admiral, clouded yellow, dan painted lady termasuk sebagai binatang yang rentan terhadap cuaca ekstrem di eropa.

Hal ini karena dua musim itu, dapat meningkatkan penyakit, predasi dan gangguan prilaku musim dingin terlalu dini serta dibunuh ketika cuaca kembali dingin.

Hal tersebut dapat membatasi kemampuan kupu-kupu terbang, yang berarti mereka tidak dapat berkembang biak serta bertelur.

“Mereka sangat sensitif terhadap cuaca dan perubahan lingkungan. Jadi mereka bisa merespon dengan cepat konservasi positif," kata Profesor Tom Brereton, kepala pemantauan di Butterfly Conservation dikutp dari The Guardian, Jumat (14/4/2017).

Populasi kupu-kupu selama satu tahun menurun sebanyak 70 persen di Inggris dan terancam punah. Menurut badan konservasi di wilayah tersebut, antara 2015 dan 2016 adalah catatan buruk bagi serangga.

Status kupu-kupu Inggris telah mengalami penurunan jangka panjang, sejak UKBMS dimulai pada 1976, dengan sekira 60 persen dari spesies.

(kem)

Baca Juga

Gunakan Matematika, Ilmuwan Coba Selidiki Kemungkinan Time Travel

Gunakan Matematika, Ilmuwan Coba Selidiki Kemungkinan Time Travel