Peneliti Khawatir Manusia Mengirim Sampah ke Luar Angkasa

Peneliti Khawatir Manusia Mengirim Sampah ke Luar Angkasa

Foto: Dok. BGR

JAKARTA – Luar angkasa memiliki ruang yang sangat luas dan perangkat keras yang dibuang manusia ke luar tentu sangatlah kecil. Hal itulah yang dikhawatirkan bisa mengganggu kendaraan luar angkasa yang ada di sekitaran orbit.

Saat ini, The European Space Agency sudah mulai memberikan peringatan dan juga permohonan dengan travelling nasional luar angkasa untuk membantu dalam membersihkan sekira 150 juta potongan puing dengan kemampuan dalam menghancurkan atau mereka akan saling bertabrakan dan merusak luar angkasa.

“Hari ini kami menemukan sekira 5.000 objek di luar angkasa dengan ukuran yang lebih besar yakni lebih dari 1 meter, kurang lebih 20.000 objek dengan ukuran lebih dari 10 cm dan 750.000 melayang-layang dengan ukuran setengan inci,” ungkap Director of Operation di ESA, Rolf Densing, seperti dinukil dari laman BGR.

Ini merupakan masalah yang cukup buruk untuk beberapa negara, seperti Jepang yang telah mencari cara untuk membersihkan sampah tersebut dengan alat mereka. Sayangnya, beberapa teknik justru sulit untuk mengoperasikannya dan hanya menimbulkan kekecewaan yang besar.

Menurut ESA, organisasi yang terdiri dari 10 satelit ini terus-menerus akan menjadi ancaman jika sampah-sampah tersebut bertabrakan dengan sampah yang ada di sekitaran orbit. Biasanya dibutuhkan keamanan manuver setiap tahunnya untuk mencegah masalah. Hal ini mungkin terdengar seperti banyak beban, tapi jumlah dari puing tersebut bertambah. (afr)

(kem)
TAG : sampah

Baca Juga

<i>Mouse</i> Bisa Deteksi jika Anda Berbohong

Mouse Bisa Deteksi jika Anda Berbohong