Tianzhou 1, Pesawat Luar Angkasa Tak Berawak Pertama asal China

Tianzhou 1, Pesawat Luar Angkasa Tak Berawak Pertama asal China

(Foto: Popsci)

BEIJING - Menandai kemajuan teknologi, China telah meluncurkan sebuah pesawat luar angkasa tak berawak pertamanya. Dalam sebuah misi dengan stasiun luar angkasa negara tersebut, Tianzhou 1 meluncur pada pukul 7:41 AM (1141 GMT) di atas roket.

Peluncuran dari situs pesawat ruang angkasa China, Wenchang, di provinsi pulau Hainan. Pesawat ruang angkasa tersebut langsung dinyatakan berhasil oleh administrator kontrol darat di pinggiran kota Beijing. Program ini bertujuan untuk melakukan eksperimen ilmiah dan mencapai Tiangong 2 serta menciptakan kombinasi bahan bakar ramah lingkungan.

Sebelumnya, sepasang astronot China telah menghabiskan 30 hari di atas stasiun tahun lalu. China juga meluncurkan fasilitas perkusor Tiangong 2 pada September dan modul inti stasiun 20 ton yang akan diluncurkan tahun depan.

Stasiun 60 ton telah selesai untuk beroperasi penuh pada 2022 dan setidaknya akan beroperasi selama satu dekade. Komunikasi stasiun eksperimental Tiangong 1 telah diputus pada tahun lalu, karena diperkirakan akan terbakar.

Karena khawatir dan koneksi militer yang kuat, pemerintah AS akhirnya mengeluarkan pesawat China dari Stasiun Antariksa Internasional. Tak putus asa, kini pejabat Tiongkok ingin melakukan internasionalisasi program mereka sendiri, dengan menawarkan bantuan untuk membantu misi negara-negara lain ke Tiangong 2.

Untuk mendatangkan astronot lain di Mars, China melakukan misi antariksa pertama pada 2003. China telah meluncurkan sebuah pesawat luar angkasa dan mendaratkan penjelajah Jade Rabbit di bulan. China juga berencana untuk menjadi negara pertama yang melakukan penyelidikan di sisi bulan yang jauh. Demikian dilansir dari Abcnews, Kamis (20/4/2017).

(ahl)

Baca Juga

Wow! Ini Cara Cacing 18 Juta Tahun Lalu Bertahan Hidup Tanpa Alat Kelamin

Wow! Ini Cara Cacing 18 Juta Tahun Lalu Bertahan Hidup Tanpa Alat Kelamin