Konsorsium Indigo & Indosat Ooredoo Bangun Jaringan Bawah Laut Sampai Amerika

Konsorsium Indigo & Indosat Ooredoo Bangun Jaringan Bawah Laut Sampai Amerika

Ilustrasi permasangan kabel internet (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Mega proyek Indosat Ooredoo dan anggota konsorsium Indigo untuk membangun jaringan bawah laut dipastikan tidak hanya melewati Asia dan Australia.

Konsorsium yang terdiri dari Indosat Ooredoo, AARNet, Google, Singtel, SubPartners, dan Telstra dengan Alcatel Submarine Networks (ASN) itu akan membentangkan kabel bawah laut hingga Amerika Serikat.

"Kita mau sampai ke Amerika juga, tapi jangan lewat jalur atas. Pokoknya jangan kurang dari kapasitas jaringan," kata Alexander Rusli, President Director dan CEO Indosat Ooredoo di kantor pusat Indosat Ooredoo, Jakarta, Selasa (10/5/2017).

Alex menjelaskan, proyek kapasitas traffic kabel fiber yang mampu melayani hingga 18 terabits per detik (Tbps) itu sudah dalam tahap akhir.

"Sudah finish kesepakatan segala macam, sekarang kita lagi milih kontraktor yang mau tarik kabel," tuturnya.

Diperkirakan proyek ini selesai pada pertengahan 2019. Kabel bawah laut sepanjang lebih dari 9.000 km itu akan dibentangkan untuk penyediaan infrastruktur tersebut.

Sebelumnya David Burns, Managing Director, Global Services and International, Telstra Group, mengatakan, pertumbuhan konsumsi data internet di Asia mencapai 70% pada tahun lalu.

“Hal ini akan menjadi infrastruktur teknologi penting yang menghubungkan Asia Tenggara dan Australia, dan merupakan kelanjutan dari berbagai peningkatan jaringan yang baru-baru ini dilakukan Telstra untuk memenuhi permintaan data dan konektivitas yang lebih baik dari konsumen kami di Asia Pasifik,” ujar David dalam keterangan pers.

(kem)

Baca Juga

Menkominfo Tanggapi Santai Laporan Ombudsman RI

Menkominfo Tanggapi Santai Laporan Ombudsman RI