Kominfo Ingin Tarif Layanan Operator Disederhanakan

Kominfo Ingin Tarif Layanan Operator Disederhanakan

(Foto: Moch Prima Fauzi/Okezone)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rudiantara menginginkan adanya penyederhanaan tarif dari layanan operator telekomunikasi. Menurutnya penyederhanaan tarif itu akan menguntungkan masyarakat agar mudah dipahami.

Ia pun menekankan pada rumusan peraturan soal layanan jasa operator agar memerhatikan dua faktor yakni affordability atau keterjangkauan bagi masyarakat, dan sustainability atau keberlanjutan bisnis bagi operator.

"Masyarakat itu jangan dibikin pusing. Sederhanakan saja. Masyarakat itu tidak peduli soal rumusan tarif, untuk biaya ini, biaya ini. Misalkan kita telefon Rp400 sampai Rp500, ya sudah Rp400 atau Rp500 patokannya itu," kata Rudi saat menghadiri acara seminar Indonesia Technology Forum, Selasa (16/5/2017).

Selain kedua hal itu, menteri yang akrab disapa chief RA ini juga menginginkan adanya pilihan layanan bagi masyarakat yakni antara opsi harga dan layanan. Kedua pilihan itu dinilainya dapat membuat pelanggan bisa menyesuaikan pilihan dengan kebutuhannya.

Saat ini pemerintah sendiri tengah menggodok dua regulasi soal penetapan tarif jasa layanan operator yakni tarif interkoneksi (PM No.8/2006) untuk layanan suara dan SMS, serta tarif layanan data melalui penyusunan revisi/pengganti PM No.9 tahun 2008.

(ahl)


Baca Juga

Molornya Permen Lelang Frekuensi, Rugikan Pelanggan Operator Seluler?

Molornya Permen Lelang Frekuensi, Rugikan Pelanggan Operator Seluler?