Jumlah Uang Tebusan yang Terkumpul Gara-Gara WannaCry

Jumlah Uang Tebusan yang Terkumpul Gara-Gara WannaCry

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - WannaCry membuat heboh netizen pekan ini. Seperti diketahui, mereka yang menjadi korban ransomware WannaCry diminta oleh sang hacker untuk menebus sejumlah uang.

Dalam pesannya, pelaku kejahatan siber meminta pengguna membayar uang tebusan sebesar USD300 dalam bentuk bitcoin. Pesan mengenai uang tebusan tersebut juga menunjukkan bahwa jumlahnya akan meningkat dua kali lipat dalam tiga hari ke depan.

Jika pembayaran tidak dilakukan dalam jangka waktu tujuh hari, file yang dienkripsi akan dihapus.

Melalui keterangan resmi yang diterima Okezone, perusahaan keamanan Symantec mengumumkan bahwa telah ada yang membayar tebusan tersebut. "Analisis dari tiga alamat Bitcoin yang diberikan oleh penyerang untuk pembayaran tebusan menunjukkan bahwa pada saat artikel ini ditulis, total ada 31,21 bitcoin (USD53,845) telah dibayarkan dari 207 transaksi terpisah," kata Symantec.

Setiap komputer Windows yang tidak di-update berpotensi rentan terhadap serangan WannaCry. Perusahaan terutama sangat berisiko karena ransomware ini memiliki kemampuannya untuk menyebar ke seluruh jaringan dan sejumlah perusahaan di dunia telah terinfeksi, sebagian besar berada di wilayah Eropa.

Meskipun demikian, komputer yang dimiliki perorangan pun bisa terinfeksi. Dilaporkan serangan itu menarget hingga 150 negara, termasuk Indonesia.

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, jumlah serangan yang terjadi di Tanah Air berjumlah ribuan. "Kalau dilihat secara IP adress itu ada ribuan. Angkanya saya belum tahu pasti, tapi ada ribuan," kata Rudiantara usai ditemui dalam acara seminar Indonesia Technology Forum di Jakarta Pusat, Selasa (16/5/2017).

Menkominfo sebelumya mengatakan bahwa dana yang dibayarkan itu belum pasti bisa mengembalikan data yang terkunci. "Saya tidak yakin dana tersebut bisa mengembalikan data yang sudah terenkripsi, coba kita pikir secara logika saja, uang sekira Rp4 jutaan untuk apa?," kata Rudiantara.

(ahl)
TAG : bus

Baca Juga

Tak Terduga! <i>Nih</i> Alasan Apple Minta Karyawan Bayar Makan Siang

Tak Terduga! Nih Alasan Apple Minta Karyawan Bayar Makan Siang