Perang Tarif Telefon Rp1 Akan Menurunkan Kualitas Layanan Operator

Perang Tarif Telefon Rp1 Akan Menurunkan Kualitas Layanan Operator

(Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Perang tarif yang dilakukan oleh operator tak sepenuhnya menguntungkan masyarakat. Pepatah "Ada harga, Ada kualitas", berlaku di sini. Hal itu terlihat dari data yang diungkap oleh pihak sekuritas JP Morgan soal kualitas layanan dari operator seluler di Indonesia.

Perusahaan yang kerap melakukan perang tarif tampak mengalami penurunan kualitas. Pada Mei dan Juni 2016, kecepatan unduh Indosat Ooredoo di jaringan 4G bisa mencapai 8,35 Mbps, namun di periode November 2016 hingga Januari 2017, kecepatannya hanya sampai 2,78 Mbps.

Selanjutnya, pada periode Januari hingga Maret 2017 kecepatan unduh di jaringan yang sama juga tak mengalami perbaikan. Kecepatannya masih bertahan di angka 2,78 Mbps dengan ketersediaan jaringan 65%.

Operator lainnya, yakni XL Axiata juga mengalami penurunan kualitas. Pada Mei hingga Juni 2016 kecepatan unduh di jaringan 4G mencapai 10,02 Mbps, namun di periode November 2016 dan Januari 2017 menurun menjadi 5,76 Mbps dan bertahan hingga Maret 2017. Sementara dari ketersediaan jaringan sendiri, XL Axiata masih sedikit lebih baik yakni 67,35%.

Menurut Analis Saham PT Bahana Securities Leonardo Henry Gavaza, hal itu membuktikan bahwa operator yang melakukan perang tarif, dalam jangka panjang tidak akan mampu menjaga kualitas layanan yang diberikan kepada konsumennya.

Meski dalam jangka pendek perang tarif operator seluler akan menguntungkan masyarakat, namun di jangka panjang hal itu bisa merusak industri telekomunikasi. Jika terus berlanjut, margin keuntungan operator akan menurun dan pertumbuhan industri sulit dicapai.

"Dalam jangka panjang akan merusak industri telekomunikasi, tak menutup kemungkinan juga pesaing akan melakukan hal sama. Jika sampai terjadi, maka margin keuntungan bisa tergerus dan pertumbuhan bisnis telekomunikasi sulit tercapai," kata Henry, Kamis (18/5/2017).

(kem)
TAG : tele

Baca Juga

Kominfo Pantau Kesiapan Jaringan Kunjungi NOC Operator

Kominfo Pantau Kesiapan Jaringan Kunjungi NOC Operator