Akankah Matahari Terbit dari Barat?

Akankah Matahari Terbit dari Barat?

(Foto: Reuters)

JAKARTA – Penelitian yang dilakukan membuat ilmuwan menyadari bahwa jumlah hari dalam setahun berkurang atau mengalami penurunan dari masa ke masa. Ilmuwan juga menemukan bahwa satu-satunya penjelasan dari berkurangnya hari itu adalah berkurangnya kecepatan rotasi Bumi pada porosnya di depan matahari.

Adapun peningkatan kecepatan ini akan meningkatkan jumlah hari, minggu, tahun, dan memperpendek hari (siang dan malam), sedangkan jumlah musim dan jumlah bulan tetap sama.

Buku 'Miracles of Al-Qur'an & As-Sunnah' menjelaskan, setelah menggambar beberapa grafik jumlah hari dalam era geologi yang berbeda, para ilmuwan menemukan bahwa jumlah hari dalam setahun pada awal penciptaan lebih dari 2.000. Adapun siang dan malam ketika itu kurang dari empat jam. Hal ini telah diungkap melalui salah satu ayat Alquran.

"Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan Bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy’. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat,” Surah Al-A'raf Ayat 54.

Penurunan secara bertahap kecepatan rotasi Bumi pada sumbunya ditemukan setelah mempelajari garis pertumbuhan dalam kerangka hewan seperti terumbu karang kuno dan sisa-sisa bebatuan dari era geologi kuno.

Penurunan secara bertahap kecepatan rotasi Bumi pada porosnya disebabkan gesekan pasang dan surut serta bertiupnya angin dari arah yang berlawanan dengan rotasi. Kedua faktor tersebut berfungsi sebagai rem yang mengurangi kecepatan rotasi Bumi.

Proyeksi grafik masa depan dari proses penurunan kecepatan rotasi Bumi mengungkapkan bahwa proses ini akan memaksa Bumi berputar pada arah yang berlawanan dari timur ke barat. Ini adalah salah satu tanda-tanda kiamat besar, seperti nubuat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam.

Rasulullah bersabda, "Tidak akan terjadi kiamat sehingga matahari terbit dari sebelah barat, jika ia telah terbit, lalu manusia menyaksikannya, maka semua orang akan beriman, ketika itu tidaklah bermanfaat lagi iman seseorang yang belum beriman sebelum itu, atau dia (belum) mengusahakan kebaikan dalam masa imannya.”

(kem)

Baca Juga

Luar Biasa! NASA Siapkan Program Kecerdasan Buatan untuk Misi ke Luar Angkasa

Luar Biasa! NASA Siapkan Program Kecerdasan Buatan untuk Misi ke Luar Angkasa