Bayar Bitcoin ke Hacker, Ransomware Makin Merajalela

Bayar Bitcoin ke Hacker, Ransomware Makin Merajalela

(Foto: Bitcoinclix)

JAKARTAHacker yang menggunakan serangan ransomware untuk melancarkan aksinya berhasil mengenkripsi data pengguna. Sebagai gantinya, pengguna diminta membayar sejumlah biaya jika ingin menebus data yang terenkripsi.

Namun, rupanya tebusan itu turut membantu hacker melakukan serangan lainnya. Oleh karenanya, Kaspersky mengimbau pengguna untuk tak membayar mereka.

“Cuma memang kita dari Kaspersky rekomen supaya kita enggak bayar ke mereka. Karena kalau kita bayar itu sama aja kita menyuplai mereka supaya mereka bisa lebih kerja lagi,” terang Jemmy Handinata, Pre Sales Specialist Kaspersky Lab Indonesia di Jakarta, Jumat (19/5/2017).

Menurutnya, serangan dari ransomware ke depannya akan semakin banyak jika hacker itu berhasil meraup dana tebusan

“Kaya gaji dari kita, mereka akan melakukan serangan lagi. Mereka ujung-ujungnya uang sih,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Symantec merilis data bahwa telah ada yang membayar tebusan atas serangan ransomware WannaCry dalam bentuk bitcoin.

"Analisis dari tiga alamat bitcoin yang diberikan oleh penyerang untuk pembayaran tebusan menunjukkan bahwa pada saat artikel ini ditulis, total ada 31,21 bitcoin (USD53,845) telah dibayarkan dari 207 transaksi terpisah," bunyi pernyataan Symantec.

(kem)

Baca Juga

Ini 6 Aplikasi Musik Terbaik di Android (1)

Ini 6 Aplikasi Musik Terbaik di Android (1)