Korban Ransomware Ini Lolos Tanpa Bayar Tebusan

Korban Ransomware Ini Lolos Tanpa Bayar Tebusan

(Foto: Tech Radar)

TAIPEI – Serangan ransomware rupanya tak hanya menyerang kalangan industri besar dan institusi pemerintah. Warga Taiwan pun menjadi salah satu korban ransomware yang menginfeksi perangkat PC-nya.

Namun, di saat korban lain panik dengan serangan ransomware, seorang netizen di Taiwan bisa lolos dengan mudahnya. Pada 14 Mei, netizen Taiwan mengirim e-mail melalui helpline ransomware ThunderCrypt setelah PC-nya terinfeksi.

Ia mengatakan bahwa dirinya hanya berpenghasilan USD400 per bulan dan tak mampu membayar 0,345 bitcoin atau sekira USD606 untuk menebus datanya. E-mail netizen ini kemudian meruak ke publik dalam sebuah screenshot.

"Saya hanya menghasilkan USD400 sebulan, Anda benar-benar ingin melakukan ini kepadaku?" kata si korban dalam e-mail-nya.

Beruntungnya, korban itu mendapat balasan dari si penyerang ransomware ThunderCrypt. Dalam e-mail-nya, penyerang menanggapi dan mengatakan kepada korban bahwa ia tak perlu membayar tebusan. Mereka telah mendeskripsi PC korban dan menyatakan akan segera membuka komputernya secara otomatis.

Tak hanya merespons keluhan korban, penyerang itu bahkan mengakui bahwa aksinya di Taiwan gagal karena mereka memasang tebusan dengan nilai yang melebihi pendapatan rata-rata negara tersebut. Alih-alih meloloskan korban, penyerang ini malah mempersilakan netizen Taiwan itu untuk memberikan donasi sukarela melalui rekening bitcoin-nya. Demikian seperti dilansir dari Wccftech, Jumat (19/5/2017).

(ahl)
TAG : bus

Baca Juga

Akun Instagram 'Ojekbule' Hebohkan Warganet, Ada Apa?

Akun Instagram 'Ojekbule' Hebohkan Warganet, Ada Apa?