Enggan Kembalikan Dokumen, Uber Ancam Pecat Mantan Insinyur Waymo

Enggan Kembalikan Dokumen, Uber Ancam Pecat Mantan Insinyur Waymo

(Foto: The Guardian)

WASHINGTON – Uber mengancam akan memecat mantan insinyur Google, Anthony Levandowski. Insinyur itu dituduh mencuri rahasia teknologi mobil otonom Waymo, milik Google.

Waymo menuntut Uber dan menuduh bahwa Levandowski men-download lebih dari 14.000 dokumen rahasia sebelum resign dari Waymo. Tak lama berselang, Levandowski mendirikan Otto, perusahaan truk otonom yang kemudian diakuisisi oleh Uber.

Menurut ajuan pengadilan, Uber mengatakan kepada Levandowski bahwa dirinya harus mematuhi perintah untuk mengembalikan dokumen Waymo atau menghadapi kemungkinan PHK.

"Jika Anda tidak setuju untuk mematuhi semua persyaratan yang tercantum di sini, atau jika Anda gagal mematuhinya secara material, Uber akan melakukan tindakan kerja yang merugikan terhadap Anda, yang mungkin termasuk penghentian pekerjaan Anda,” bunyi surat Penasihat Umum Uber, Salle Yoo kepada Levandowski.


Kasus ini membuat keduanya berjuang melawan dominasi bisnis mobil otonom yang berkembang pesat.

Pekan lalu, hakim distrik Amerika Serikat (AS) di San Francisco memerintahkan Levandowski menghindari pekerjaan yang melibatkan teknologi Lidar milik Waymo. Hakim itu juga memerintahkan Uber untuk mencegah Levandowski dan semua karyawan lainnya menggunakan apa pun terkait Waymo dan mengembalikannya ke perusahaan Alphabet pada 31 Mei.

Pengacara Levandowski kemudian meminta hakim untuk mengubah perintahnya agar Uber tak diharuskan memecat insinyur tersebut jika dirinya menegaskan hak konstitusinya terhadap tuduhan dan menolak memberikan dokumen.

Sayangnya, baik Waymo maupun Uber enggan memberikan komentar. Sebelumnya, Uber tidak menyangkal bahwa Levandowski membawa dokumen Waymo, namun mengatakan bahwa mereka tidak menggunakan teknologi Waymo di dalam mobilnya. Demikian seperti dilansir The Guardian, Jumat (19/5/2017).

(kem)

Baca Juga

 DJI Akan Batasi <i>Drone</i> Setelah Adanya Update

DJI Akan Batasi Drone Setelah Adanya Update