Gara-Gara Permen Lelang Frekuensi Molor, Kualitas Layanan Operator Menurun?

Gara-Gara Permen Lelang Frekuensi Molor, Kualitas Layanan Operator Menurun?

(Foto: Huffington Post)

JAKARTA – Beragam dampak dirasakan oleh operator telekomunikasi akibat molornya peraturan menteri (permen) yang mengatur lelang frekuensi. Sejatinya, aturan lelang tersebut final pada akhir Mei, namun molor hingga Juni.

Dijelaskan pengamat multimedia, Heru Sutadi, molornya permen lelang frekuensi berdampak pada menurunnya layanan operator telekomunikasi kepada penggunanya.

“Frekuensi akan memiliki korelasi dengan kapasitas bandwith. Jadi kalau ditunda, sementara operator sudah butuh, maka layanan ke pengguna juga menurun kualitasnya seperti kecepatan akses,” terang Heru kepada Okezone, Selasa (30/5/2017).

Heru menegaskan bahwa perusahaan yang terdampak yakni operator dengan frekuensi jaringan yang terbilang penuh.

“Bagi yang frekuensi nya sudah penuh kualitas ke pengguna akan menurun,” ujarnya.

Diinformasikan Okezone sebelumnya, Indosat Ooredoo menyatakan bahwa molornya permen lelang berdampak pada penundaan rencana strategi investasi yang telah dicanangkan oleh perusahaan. Sementara itu, Telkomsel menilai bahwa molornya permen berdampak kepada pelanggan, senada dengan Heru Sutadi.

(kem)
TAG : lelang lelang kue

Baca Juga

Dukung Pelayanan Publik, Kominfo Resmikan "Pelayanan Prima"

Dukung Pelayanan Publik, Kominfo Resmikan "Pelayanan Prima"